Honorer 518 Bangkit! Pasang Spanduk di Kantor DPRD dan Gubernur NTB: Jangan Buang Kami Setelah Mengabdi, Tolak PHK 2026

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Kantor Gubernur dan DPRD NTB malam ini mendadak riuh. Puluhan perwakilan tenaga honorer dari Aliansi Honorer 518 Pemprov NTB membentangkan spanduk besar bertuliskan ‘Tolak PHK 2026, Pastikan Nasib Kami Tetap Mengabdi.’ Sebuah pesan keras yang menggema dari mereka yang telah lama mengabdi tanpa kepastian, menuntut pemerintah untuk berhenti Mendengar tanpa Bertindak.

SUMBAWAPOST.com | Mataram-Suasana di kawasan perkantoran Pemprov NTB pagi tadi mendadak berbeda. Sejumlah perwakilan tenaga honorer yang tergabung dalam Aliansi Honorer 518 Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar aksi simbolik dengan memasang spanduk berisi tuntutan tepat di depan Kantor DPRD Provinsi NTB dan Kantor Gubernur NTB. Minggu (9/11/2025).

Aksi bertajuk ‘Honorer 518 Pemprov NTB Menggugat’ ini menjadi simbol kekecewaan dan keprihatinan para honorer terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai belum memberikan kepastian atas nasib mereka menjelang rencana penghapusan status tenaga honorer pada tahun 2026.

Baca Juga :  Bukan Jual Kue, Tiga Wanita di Bima Kepergok Dagang Ribuan Pil Tramadol dan THD

Di antara spanduk yang terbentang, tampak tulisan-tulisan bernada tegas. ‘Tolak PHK 2026, Pastikan Nasib Kami Honorer 518 Tetap Mengabdi’ dan ‘Gubernur dan DPRD NTB Harus Hadir Membela Abdinya.’

Koordinator Honorer 518, Irfan, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk perlawanan moral terhadap kebijakan yang dinilai mengabaikan pengabdian ribuan tenaga honorer yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan publik di lingkungan Pemprov NTB.

“Kami tidak menolak aturan, tapi kami menolak ketidakpastian. Pemerintah harus hadir memberikan solusi, bukan justru membiarkan kami terancam dirumahkan di tahun 2026,” ujar Irfan di sela kegiatan.

Menurutnya, para honorer 518 berharap dukungan nyata dari DPRD Provinsi NTB untuk memperjuangkan keberlanjutan status mereka dalam formasi kepegawaian yang lebih jelas dan manusiawi, baik melalui mekanisme PPPK Paruh Waktu maupun kebijakan alternatif daerah yang melindungi keberadaan mereka.

Baca Juga :  MTQ ke-30 Tingkat Provinsi NTB di Taliwang Tanpa Dihadiri Pj Gubernur HL Gita Ariadi

“Kami percaya DPRD memiliki fungsi pengawasan dan keberpihakan terhadap rakyat. Kami hanya menuntut kepastian agar pengabdian kami diakui secara sah dan tidak diputus sepihak,” tambah Irfan.

Aksi simbolik yang berlangsung damai ini menyita perhatian masyarakat dan pegawai yang melintas. Spanduk-spanduk berwarna mencolok yang dipasang di pagar kantor pemerintahan seakan menjadi papan pengaduan terbuka bagi ribuan honorer yang tengah menunggu kejelasan masa depan mereka.

Pesan yang disampaikan yakni perjuangan Honorer 518 Pemprov NTB belum selesai, mereka akan terus bersuara hingga pemerintah memberikan keputusan yang adil, berpihak, dan menjamin keberlanjutan pengabdian mereka bagi daerah.

 

Berita Terkait

Deforestasi Hutan NTB Disorot DPRD, Direktur Lingkungan Bappenas Akui Tak Terlalu Pahami Kehutanan
Ditanya Nama Pergub, Bappenas Mengaku ‘Tak Tahu’, Tegaskan Fokus pada Substansi Rendah Karbon NTB
Bappenas Bantu Pemprov NTB Susun Pergub Pembangunan Rendah Karbon, DPRD Didorong Kawal Implementasi
DPRD NTB dan Bappenas Matangkan Pergub Rendah Karbon, Target Emisi dan Investasi Hijau Jadi Sorotan
Anggota DPRD NTB Minta OPD Solid, Aji Maman Harap Tahun Kedua Pemerintahan Tanpa Kegaduhan
Harga Cabai Kian Pedas Saat Ramadan, Pemkab Lombok Tengah Datangkan 1 Ton dari Enrekang Sulawesi Selatan
Triwulan Pertama Dinilai Minim Gerakan, Dewan NTB Aji Maman Soroti SOTK Amburadul dan Minta Kepala BKD Dievaluasi
Anggota DPRD NTB Aji Maman Minta Tim Percepatan Jadi Mesin Riset Triple Agenda, Jangan Intervensi OPD
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:25 WIB

Deforestasi Hutan NTB Disorot DPRD, Direktur Lingkungan Bappenas Akui Tak Terlalu Pahami Kehutanan

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:48 WIB

Ditanya Nama Pergub, Bappenas Mengaku ‘Tak Tahu’, Tegaskan Fokus pada Substansi Rendah Karbon NTB

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:28 WIB

Bappenas Bantu Pemprov NTB Susun Pergub Pembangunan Rendah Karbon, DPRD Didorong Kawal Implementasi

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:28 WIB

DPRD NTB dan Bappenas Matangkan Pergub Rendah Karbon, Target Emisi dan Investasi Hijau Jadi Sorotan

Senin, 2 Maret 2026 - 14:42 WIB

Anggota DPRD NTB Minta OPD Solid, Aji Maman Harap Tahun Kedua Pemerintahan Tanpa Kegaduhan

Berita Terbaru