SUMBAWAPOST.com, Bima – Demonstrasi besar-besaran mengguncang Polres Bima Kota pada Kamis (27/02/2025).
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima turun ke jalan, mengepung kantor kepolisian dan menuntut tindakan tegas terhadap maraknya peredaran narkoba dan minuman keras (miras) di Kota dan Kabupaten Bima.
Tak hanya itu, para demonstran juga mendesak Kapolres Bima Kota untuk segera menutup tempat hiburan malam yang mereka anggap menjadi sarang prostitusi dan penyakit sosial lainnya, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
“Kepolisian harus bertindak cepat! Tempat-tempat ini bukan hanya sumber peredaran narkoba dan miras, tapi juga sering memicu konflik antar kelompok. Keamanan masyarakat menjelang Ramadan harus menjadi prioritas,” teriak Ketua Umum HMI Cabang Bima, Irwan Amirullah.
Aksi ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat tidak tinggal diam terhadap berbagai masalah sosial yang kian meresahkan. Kini, publik menanti langkah nyata dari aparat kepolisian.
Polres Bima Tanggapi Tuntutan HMI
Setelah didemo dan didesak oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima, Polres Bima Kota akhirnya buka suara. Wakapolres Bima Kota, Kompol Herman, S.H., langsung turun menemui massa aksi dan berjanji akan menindaklanjuti tuntutan mereka terkait pemberantasan narkoba, miras, serta penutupan tempat hiburan malam.
“Kami mengapresiasi aksi teman-teman HMI yang berlangsung dengan tertib. Tuntutan yang disampaikan akan kami tindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tegas Kompol Herman di hadapan para demonstran.









