Cekcok Sama Istri Orang, Pemuda di Sumbawa Disabet Parang Berkali-kali Hingga Terkapar

Avatar

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2025 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa Besar- Seorang pria berinisial RS (21) warga Desa Moyo Kecamatan Moyo Hilir, Sumbawa diamankan pihak Kepolisian setelah melakukan tindakan penganiayaan terhadap seorang korban berinisial RFP (21) warga Desa Moyo Kecamatan Moyo Hilir.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada hari minggu tanggal 16 Februari 2025 Sekitar jam 13.30 Wita, yang berlokasi di depan sebuah kios di Dusun Kapasari Desa Moyo Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa.

Kapolres Sumbawa AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi S.H, S.IK, M.AP., melalui Kasi Humas IPDA Eva Oktaviana Sagala saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa penganiayaan sehingga menyebabkan korban luka-luka.

Baca Juga :  Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur

Dijelaskan Kasi Humas bahwa berawal saat korban pergi membeli rokok di kios, tiba-tiba terduga pelaku datang dan langsung menganiaya korban dengan menggunakan tangan, setelah itu terduga pelaku juga menghunuskan parang yang di ikatkan di pinggang, dan selanjutnya menganiaya korban dengan menggunakan sebilah parang tersebut.

“Saat dianiaya, korban sempat berlari dan di kejar oleh terduga pelaku, beruntung aksi penganiayaan tersebut berhasil di lerai oleh warga sekitar,” ucap Eva Oktaviana Sagala, Senin (17/02/2025).

Korban diketahui mengalami luka-luka akibat senjata tajam pada sebagian besar tubuhnya mulai dari kepala, tengkuk, punggung, lengan dan juga lutut.

Baca Juga :  Musda Golkar 2025: Peta Politik Berubah, Wagub NTB Umi Dinda Beri Dukungan untuk Mohan

“Korban yang berlumuran darah langsung dibantu dan di larikan ke rumah sakit oleh warga setempat, sementara itu terduga pelaku berhasil diamankan dan di bawa ke Mapolsek Moyo Hilir beserta barang bukti sebilah parang.” jelas Kasi Humas.

“Berdasarkan pengakuan terduga pelaku, dirinya nekat melakukan aksi penganiayaan di karenakan dendam dan kesal terhadap korban karena sebelumnya korban memiliki permasalah dengan istri terduga pelaku,”sambung Kasi Humas Eva Oktaviana Sagala.

 

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 204 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru