Pria Asal Sumenep Madura, Abul Chair Resmi Jadi Sekda NTB, Iqbal Ungkap Proses Panjang di Balik Layar

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 19:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal melantik Abul Chair sebagai Sekretaris Daerah Provinsi NTB di Pendopo Gubernur, Mataram, Kamis (9/4/2026).

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal melantik Abul Chair sebagai Sekretaris Daerah Provinsi NTB di Pendopo Gubernur, Mataram, Kamis (9/4/2026).

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Pria asal Sumenep, Madura, Jawa Timur, Abul Chair, resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) oleh Gubernur Lalu Muhamad Iqbal, Kamis, (9/4/2026).

Pelantikan turut dihadiri Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut yang berlangsung di Pendopo Gubernur NTB pukul 17.00 Wita itu sekaligus mengakhiri proses panjang pengisian jabatan strategis di lingkup birokrasi NTB.

Dalam prosesi tersebut, Gubernur membacakan Keputusan Presiden Nomor 29/TPA/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB. Keputusan itu menjadi dasar pengangkatan Abul Chair sebagai Sekda definitif.

Iqbal mengungkapkan, proses pengangkatan Sekda NTB tidak berlangsung singkat. Ia bahkan menerima kabar langsung dari Menteri Sekretaris Negara sebelum libur Lebaran terkait penandatanganan keputusan oleh Presiden.

“Satu hari sebelum libur Lebaran, saya ditelepon Mensesneg, menyampaikan bahwa Bapak Presiden sudah menandatangani. Tapi setelah libur baru dikirimkan,” ujar Iqbal.

Baca Juga :  DPRD NTB Sepakati Raperda RPJPD 2025-2045, Jadi Pendoman Visi-Misi Program Pilkada 2024

Ia juga meluruskan berbagai spekulasi yang sempat beredar di publik terkait keberadaan surat keputusan tersebut.

“Teman-teman media sering bertanya, katanya SK Sekda sudah di atas meja saya. Saya bilang, di atas meja saya cuma ada kacang rebus sama ubi rebus, tidak ada SK,” katanya, disambut tawa hadirin.

Menurut Iqbal, pengangkatan Sekda merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui mekanisme Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin langsung oleh Presiden, sehingga prosesnya membutuhkan waktu relatif panjang.

“Jabatan Sekda ini adalah jabatan eselon I yang diputuskan melalui TPA. Itu sebabnya prosesnya panjang,” ujarnya.

Dengan pelantikan ini, posisi Sekda NTB yang sebelumnya diisi pelaksana tugas kini resmi dijabat secara definitif. Pemerintah Provinsi NTB berharap kehadiran Sekda definitif dapat memperkuat koordinasi birokrasi dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah.

Pelantikan Abul Chair menandai babak baru dalam tata kelola birokrasi NTB. Sosok kelahiran Sumenep, Madura, Jawa Timur itu dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang akuntansi dan audit.
Sebelum dipercaya menjabat Sekda NTB, ia menjabat sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur sejak Januari 2023.

Baca Juga :  IPR Tambang Rakyat di NTB Terbit, Koalisi LSM Rayakan dengan Santuni Anak Yatim

Pengalamannya dalam mengawal akuntabilitas keuangan di provinsi besar menjadi modal penting dalam memperkuat manajemen anggaran dan tata kelola pemerintahan di NTB.
Iqbal bahkan menyoroti makna nama Abul Chair sebagai simbol harapan bagi daerah.

“Seperti namanya, Abul Chair, Bapak Kebaikan. Mudah-mudahan, insya Allah kita mendapatkan keluarga baru yang baik,” ujarnya.

Sebagai Sekda, Abul Chair akan memegang peran strategis sebagai penghubung antara arah kebijakan kepala daerah dengan implementasi teknis di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Selamat datang, jadilah warga NTB, jadilah bagian dari kami semua. Bapak adalah bagian dari keluarga besar kami di NTB,” kata Iqbal.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi
Garuda NTB Desak Kejari Buka Alasan SP3 Kasus Bidikmisi UMMAT
HUT ke-81, Iqbal Sentil Pembangunan Lombok Tengah: Jangan Cuma Hebat Tiga Hari Saat MotoGP
Jalan Rusak di Bima Ditimbun Polisi, Dinas PU NTB Sebut Perbaikan Oktober dari APBD-P
Berita ini 252 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:10 WIB

NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi

Berita Terbaru