Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB usai memimpin upacara Hardiknas 2026 di halaman Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dispora) NTB di Mataram, sekaligus mengumumkan pemberian insentif bagi guru PPPK paruh waktu.

Gubernur NTB usai memimpin upacara Hardiknas 2026 di halaman Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dispora) NTB di Mataram, sekaligus mengumumkan pemberian insentif bagi guru PPPK paruh waktu.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi kabar baik bagi ribuan guru di Nusa Tenggara Barat. Setelah lama menanti, Pemerintah Provinsi NTB di era kepemimpinan Iqbal-Dinda akhirnya menyiapkan tambahan penghasilan bagi guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK-PW).

Dalam peringatan Hardiknas yang digelar di lapangan Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Sabtu (2/5/2026), Pemprov NTB menegaskan komitmen peningkatan kualitas pendidikan, mulai dari akses belajar, kompetensi hingga kesejahteraan guru.

Sebagai bentuk perhatian nyata, sebanyak 1.759 guru PPPK-PW akan menerima tambahan penghasilan minimal Rp500 ribu yang mulai dicairkan pada September mendatang.

“Khusus untuk guru P3K PW yang penghasilannya tergantung jam mengajar, kami berupaya di tengah keterbatasan fiskal untuk memberikan kesejahteraan yang lebih baik”, ucap Gubernur Dr. H.L. Muhamad Iqbal, dalam keterangan yang diterima media ini, Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga :  Fraksi PPR DPRD NTB Bongkar Rp500 Miliar Belanja Tak Terduga, Minta Gubernur Buka Semua Rinciannya

Gubernur menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari langkah strategis daerah dalam memajukan dunia pendidikan, terutama dengan memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik yang selama ini menghadapi keterbatasan.

Ia juga menekankan bahwa Dinas Dikpora sebagai pengampu utama sektor pendidikan harus berfokus pada pembangunan manusia, bukan sekadar pembangunan fisik semata.

“Kualitas pendidikan artinya dinas, kepala sekolah dan guru mulai memikirkan agar seluruh anak memiliki akses pendidikan. Memastikan tidak ada anak putus sekolah, memastikan kualitas bahan ajar dan kualitas guru”, tegasnya.

Dalam amanat Hardiknas tersebut, Gubernur turut menyampaikan lima kebijakan strategis nasional pendidikan dasar dan menengah.

Kebijakan itu mencakup revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi, peningkatan kualifikasi serta kompetensi guru melalui beasiswa, penguatan pendidikan karakter, peningkatan kualitas pembelajaran berbasis literasi dan numerasi (STEM), serta penyediaan layanan pendidikan yang mudah, murah, dan fleksibel.

Baca Juga :  Polres Bima Bongkar Ladang Ganja, Bisnis Haram Pemuda Lido Kandas di Tangan Polisi

Upaya ini juga diperkuat melalui integrasi empat ekosistem pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media dalam satu kerangka kebijakan yang terarah.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut Gubernur juga menyerahkan penghargaan Satya Lencana Karyasatya kepada tiga tenaga pendidik, yakni Siti Nurhani dari SMA Negeri 5 Mataram, Kamtono dari SLB Negeri 1 Mataram, dan Ahmad Quroni dari SMK Negeri 1 Mataram.

Langkah ini menegaskan bahwa peringatan Hardiknas 2026 di NTB tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum menghadirkan kebijakan nyata yang langsung dirasakan, khususnya oleh para guru PPPK yang selama ini menanti perhatian lebih terhadap kesejahteraan mereka.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ketua MPW Pemuda Pancasila NTB Eddy Sophian Hadiri Pelantikan Hanura Se-NTB, Serukan Kolaborasi
PKN NTB Beri Selamat Pengurus Baru Hanura, Ajak Perkuat Kolaborasi Demi Kemajuan Daerah
Gubernur Iqbal Bongkar Peran Prabowo dan OSO di Balik Keputusannya Maju Pilgub NTB
Dihadiri Iqbal-Dinda, Hanura Pastikan Dukung Iqbal Jika Kembali Bertarung di Pilkada NTB
OSO Titip 7 Pesan untuk Pengurus Hanura NTB: Jangan Cari Jabatan, Utamakan Rakyat
Resmi Pimpin Hanura NTB, Ahmad Dahlan Siap Pertaruhkan Karier Politik Demi Besarkan Partai
Wagub NTB Umi Dinda Hadiri Pelantikan Pengurus DPD dan DPC Hanura Se-NTB
Ketua KPID NTB Edukasi Mahasiswa Bijak Bermedia, A. Rachman Chavez Tegaskan KPID Awasi Siaran, Bukan Perizinan
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:29 WIB

Ketua MPW Pemuda Pancasila NTB Eddy Sophian Hadiri Pelantikan Hanura Se-NTB, Serukan Kolaborasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:45 WIB

PKN NTB Beri Selamat Pengurus Baru Hanura, Ajak Perkuat Kolaborasi Demi Kemajuan Daerah

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Gubernur Iqbal Bongkar Peran Prabowo dan OSO di Balik Keputusannya Maju Pilgub NTB

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Dihadiri Iqbal-Dinda, Hanura Pastikan Dukung Iqbal Jika Kembali Bertarung di Pilkada NTB

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:35 WIB

OSO Titip 7 Pesan untuk Pengurus Hanura NTB: Jangan Cari Jabatan, Utamakan Rakyat

Berita Terbaru