Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat meresmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani di Sembalun, Lombok Timur, sebagai simbol penguatan status UNESCO Global Geopark.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat meresmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani di Sembalun, Lombok Timur, sebagai simbol penguatan status UNESCO Global Geopark.

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin mengukuhkan posisi UNESCO Global Geopark dengan meresmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani di Sembalun, Lombok Timur, Sabtu (2/5/2026).

Langkah ini menjadi penanda babak baru pengelolaan kawasan Gunung Rinjani yang lebih terintegrasi, berbasis data, dan berstandar global.

Peresmian dilakukan langsung oleh Lalu Muhamad Iqbal dengan pemukulan gong, simbol dimulainya fase baru geopark yang adaptif, modern, dan berorientasi dunia.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Rinjani bukan sekadar destinasi wisata, melainkan identitas dan warisan dunia yang tak boleh dikompromikan.

“Rinjani bukan sekedar destinasi wisata. Ini adalah identitas, sumber kehidupan, sekaligus bagian dari warisan dunia. Tidak boleh ada kompromi terhadap kelestariannya,” tegasnya.

Lebih dari sekadar bangunan, pusat informasi ini dirancang sebagai pusat data dan pengetahuan terintegrasi. Di dalamnya, berbagai narasi besar akan dihidupkan mulai dari geologi, sejarah, budaya, hingga peradaban masyarakat sekitar. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kisah letusan Gunung Samalas yang berdampak global dan kini menjadi bagian penting dalam memperkuat posisi Rinjani sebagai laboratorium alam dunia.

Baca Juga :  Gokil! Rinjani100 2025 Diserbu 2.118 Pelari dari 46 Negara, Puncak Rinjani Jadi Arena Dunia

“Dari sini, kita membangun narasi besar Rinjani kepada dunia sebagai pusat edukasi, konservasi, dan peradaban yang hidup,” ujar Gubernur.

Geopark Rinjani-Lombok sendiri mencakup lebih dari 20 geosite lintas kabupaten dan telah menjadi bagian dari jaringan geopark dunia. Status Green Card dari UNESCO yang berhasil dipertahankan menjadi bukti bahwa NTB mampu menjaga keseimbangan antara konservasi lingkungan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Gubernur menegaskan, arah kebijakan ke depan bukan hanya mempertahankan status tersebut, tetapi meningkatkan kualitas pengelolaan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kita ingin masyarakat di sekitar Rinjani sejahtera, tetapi tetap dalam kerangka menjaga alam. Kerusakan sekecil apa pun di Rinjani akan berdampak luas,” tegasnya.

Sementara itu, General Manager Geopark Rinjani, Qwadru Putro Wicaksono, menyebut fasilitas ini sebagai simpul integrasi lintas sektor.

“Fasilitas ini menjadi simpul integrasi dalam menghubungkan konservasi, edukasi, dan ekonomi masyarakat dalam satu sistem yang berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga :  Skandal Kredit Macet Ratusan Miliar di Bank NTB Syariah: Ada ‘Dalang’ di Balik Layar? DPRD NTB Desak KPK Bongkar Tuntas

Penguatan geopark juga diarahkan untuk menggerakkan ekonomi kawasan. Desa wisata, event internasional, hingga pemberdayaan UMKM lokal menjadi bagian dari ekosistem yang terus dikembangkan. Produk unggulan seperti tenun dan kuliner tradisional kini menjadi bagian dari rantai nilai geopark.
Ulfa, pelaku UMKM asal Sembalun, merasakan langsung dampaknya.

“Kami tidak hanya menjadi penonton, tetapi bagian dari ekosistem ini. Dampaknya langsung terasa bagi ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Usai peresmian, Gubernur meninjau fasilitas yang menampilkan data geologi, sejarah gunung api purba, hingga lanskap budaya Rinjani sebagai upaya memperkuat edukasi publik.

Pemprov NTB menegaskan, penguatan Geopark Rinjani merupakan strategi jangka panjang untuk menjadikan NTB sebagai pusat pembelajaran global, destinasi berkelanjutan, sekaligus model pengelolaan kawasan berbasis konservasi.

“Ini bukan sekedar menjaga status UNESCO, tetapi memastikan Rinjani menjadi pusat pengetahuan dunia yang memberi manfaat bagi generasi hari ini dan masa depan,” tutup Gubernur.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ini Daftar Lengkap Pemenang Puteri Anak Dan Puteri Remaja NTB 2026, Ajang Bergengsi Cetak Generasi Berkarakter
KPU NTB ‘Sekolahin’ Jajaran Lewat Class Menulis, KPU Kota Bima Jadi Kelas Perdana
14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:12 WIB

Ini Daftar Lengkap Pemenang Puteri Anak Dan Puteri Remaja NTB 2026, Ajang Bergengsi Cetak Generasi Berkarakter

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:40 WIB

KPU NTB ‘Sekolahin’ Jajaran Lewat Class Menulis, KPU Kota Bima Jadi Kelas Perdana

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Berita Terbaru