Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Brigadir Anhar bersama istrinya saat menjalani proses mediasi dan sidang pembinaan internal di Polres Bima Kota.

Brigadir Anhar bersama istrinya saat menjalani proses mediasi dan sidang pembinaan internal di Polres Bima Kota.

SUMBAWAPOST.com| Bima- Kasus dugaan penelantaran istri oleh seorang anggota polisi di Kota Bima yang sempat viral akhirnya memasuki babak baru. Setelah melalui serangkaian proses pembinaan internal, kedua belah pihak sepakat mengakhiri rumah tangga melalui mekanisme sidang yang difasilitasi Polres Bima Kota.

Menyikapi kasus tersebut, jajaran Polres Bima Kota bergerak cepat. Melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM), mediasi dan pembinaan langsung dilakukan terhadap personel yang sebelumnya diketahui pernah menjabat sebagai ajudan (ADC) Bupati Bima.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Wakapolres Bima Kota Kompol Herman menjelaskan bahwa pihaknya telah memfasilitasi mediasi antara Brigadir Anhar dengan istrinya, Sdri Dewi Anggriani, melalui mekanisme sidang pembinaan BP4R.

“Sidang pembinaan BP4R telah kami laksanakan, yang saya pimpin langsung selaku Wakapolres Bima Kota,” ujar Kompol Herman, dalam keterangan yang diterima media ini, Sabtu (2/5/2026)

Ia mengungkapkan, sidang pertama digelar pada 13 Februari 2026. Namun, pihak istri tidak dapat hadir karena kondisi sakit. Meski demikian, Bag SDM tetap mendorong kedua belah pihak membuka kembali komunikasi, baik secara langsung maupun melalui keluarga, guna mencari solusi terbaik dalam rumah tangga mereka.

Upaya tersebut berlanjut pada mediasi kedua yang dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026 pukul 10.00 WITA. Dalam forum tersebut, Brigadir Anhar dan Sdri Dewi Anggriani sama-sama menyatakan keinginan untuk mengakhiri hubungan rumah tangga.

Baca Juga :  Bupati Jarot Siapkan Pasukan ‘Juleha’ Bersertifikat, Sambut Proyek Unggas Rp1,7 Triliun di Sumbawa

“Dalam mediasi kedua, kedua belah pihak baik pemohon maupun termohon sama-sama menginginkan perceraian karena sudah tidak ada kecocokan atau keharmonisan dalam berumah tangga,” jelasnya.

Polres Bima Kota menegaskan seluruh proses telah dilakukan sesuai prosedur pembinaan internal dengan mengedepankan pendekatan humanis. Setiap tahapan memberikan ruang bagi kedua pihak untuk menyampaikan sikap serta mencari jalan terbaik secara kekeluargaan.

Selain itu, pihak kepolisian memastikan bahwa setiap persoalan yang melibatkan personel akan ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai dengan aturan yang berlaku di lingkungan Polri.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 193 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru