Pendaki Cantik Asal Belanda Terpeleset di Rinjani, Helikopter Dikerahkan

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 15:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok– Seorang pendaki asal Belanda berinisial SVTH (perempuan) mengalami kecelakaan saat melintasi jalur pendakian Gunung Rinjani, tepatnya di rute Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak, Kamis (17/7/2025). SVTH dikabarkan terjatuh dan membutuhkan evakuasi darurat.

Informasi insiden ini pertama kali diterima oleh Kantor SAR Mataram dari pihak Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) sekitar pukul 14.00 WITA. Menanggapi laporan tersebut, tim SAR dari Pos Kayangan yang beranggotakan lima personel langsung diberangkatkan dengan perlengkapan lengkap, termasuk peralatan panjat gunung, komunikasi, medis, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menjelaskan bahwa melihat kondisi yang mendesak, pihaknya segera berkoordinasi dengan SGi Air Bali dan Kantor SAR Denpasar untuk mengerahkan bantuan udara. “Helikopter SGi Air Bali diberangkatkan dari Bali pada pukul 15.45 WITA,” jelas Hariyadi.

Baca Juga :  Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Helikopter tersebut berhasil mencapai lokasi kejadian pada pukul 16.41 WITA dan langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban. “Pada pukul 16.52 WITA, helikopter kembali mengudara dari lokasi membawa pendaki tersebut bersama seorang pendamping menuju RS BIMC di Kuta, Denpasar, Bali,” lanjutnya.

Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menambahkan bahwa helikopter mendarat di helipad SGi Air Bali pada pukul 17.29 WITA, membawa lima orang di dalamnya, yaitu dua kru, satu dokter, korban, serta satu orang pendamping. “Korban berhasil diselamatkan dan langsung dibawa ke RS BIMC menggunakan ambulans dari Klinik Nusa Medica untuk mendapatkan perawatan intensif,” terang Sidakarya.

Proses evakuasi ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kantor SAR Mataram dan Denpasar, BTNGR, SGi Air Bali, RS BIMC, Klinik Nusa Medica, TNI, Polri, BPBD, Bali Air, Unit SAR Lombok Timur, EMHC, Rinjani Squad, Damkar, relawan Rinjani, porter, pemandu, serta unsur lainnya.

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru