Remaja Hilang di Puncak Gunung Sangeang Api, SAR Kerahkan Drone Thermal Berburu Jejak Korban

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya pencarian terhadap Kifen (18), remaja yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Sangeang Api, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, terus diperkuat.

Upaya pencarian terhadap Kifen (18), remaja yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Sangeang Api, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, terus diperkuat.

SUMBAWAPOST.com | Bima- Upaya pencarian terhadap Kifen (18), remaja yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Sangeang Api, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, terus diperkuat. Kantor SAR Mataram mengerahkan dua personel spesialis operator drone lengkap dengan teknologi drone thermal guna meningkatkan efektivitas pencarian di medan ekstrem.

Korban diketahui hilang sejak Senin (15/12) saat berada di kawasan puncak Gunung Sangeang Api. Untuk mempercepat proses pencarian, Kantor SAR Mataram langsung menambah kekuatan personel dan peralatan pendukung.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Pos SAR Bima, Muhamad Darwis, mengonfirmasi bahwa tim drone telah tiba di Bima pada Selasa (23/12/2025) siang dan segera bergabung dengan personel Pos SAR Bima serta potensi SAR setempat.

Baca Juga :  Satu Keluarga Di Dompu Jadi Pengedar Narkoba

“Setibanya di Desa Sangeang, kami segera memetakan area berdasarkan keterangan saksi dan pihak terkait. Rencana pencarian udara akan difokuskan menggunakan drone thermal guna mendeteksi tanda-tanda keberadaan korban di medan yang sulit,” jelas Darwis.

Pada Rabu (24/12) pagi, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian dengan bergerak menuju lereng Gunung Sangeang Api. Mengingat lokasi gunung berada di pulau tersendiri, tim harus menyeberang menggunakan perahu sebelum memulai pendakian menuju area pencarian.

“Setelah melaksanakan briefing dan pemantapan rencana operasi SAR, pagi ini kami bergerak menuju gunung menggunakan perahu. Kami berharap dengan teknologi drone thermal dan usaha maksimal dari seluruh unsur, korban dapat segera ditemukan,” tambahnya.

Baca Juga :  Dari HMI ke Pasar, Kini ke Parlemen: Kisah Munazar Pria Asal Bolo Bima Menaklukkan Kursi DPRD Yogyakarta

Operasi SAR di kawasan Gunung Sangeang Api yang dikenal memiliki medan terjal dan ekstrem ini melibatkan sinergi lintas instansi dan komunitas. Unsur yang terlibat antara lain Kantor SAR Mataram, Pos SAR Bima, BPBD Kabupaten Bima, Polsek Wera dan Bhabinkamtibmas Sangeang, Babinsa Sangeang, Polairud Bima, Tagana Kota dan Kabupaten Bima, serta berbagai organisasi masyarakat.

Selain itu, dukungan juga datang dari ORARI, TSBK Bima, Madapala, Komunitas Pecinta Gunung, Kepala Desa Sangeang, para nelayan, masyarakat setempat, pihak keluarga korban, serta unsur terkait lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus berlangsung dengan mengedepankan keselamatan personel dan pemanfaatan teknologi untuk menjangkau area-area sulit di sekitar Gunung Sangeang Api.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu NTB di Era Iqbal-Dinda Dapat Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
NTB ‘Sesak Napas,’ Badko HMI Bali-Nusra Bongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Makmur Mendunia
Polisi di Bima Diduga Telantarkan Istri, Ajukan Cerai Usai Jadi Ajudan Bupati
Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu NTB di Era Iqbal-Dinda Dapat Insentif Rp500 Ribu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:55 WIB

Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:32 WIB

PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:48 WIB

Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini

Berita Terbaru