Agus Hendra Sanjaya dari SAR Mataram Terima Penghargaan APDI atas Inovasi Drone di Rinjani

Avatar

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram –Pemanfaatan teknologi dalam misi penyelamatan kembali menuai apresiasi. Agus Hendra Sanjaya, personel andal dari Kantor SAR Mataram, menerima piagam penghargaan dari Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) atas kontribusinya dalam operasi penyelamatan pendaki yang terjatuh di kawasan Gunung Rinjani, pada 21 Juni 2025 lalu.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan Agus dalam mengoperasikan drone berteknologi thermal yang mampu mendeteksi posisi korban di area jurang yang sulit dijangkau. Berkat kecermatannya, proses pencarian dapat dipercepat, dan evakuasi berhasil dilakukan dengan efisien.

Tak hanya menerima penghargaan, Agus juga dipercaya menjadi narasumber dalam webinar nasional bertajuk ‘Peran Nyata Teknologi Drone dalam Kegiatan Pencarian dan Pertolongan’ yang diselenggarakan oleh Divisi Mitigasi dan Emergency Response APDI. Dalam forum itu, Agus tampil bersama Rapaharya, Kepala Divisi Mitigasi dan Respon Cepat APDI, untuk membagikan kisah dan teknik lapangan secara langsung kepada peserta dari berbagai daerah.

Baca Juga :  Dispar NTB Gelar Workshop Moslem Friendly Tourism: Langkah Berani Jadikan NTB Kiblat Pariwisata Ramah Muslim Dunia

Dalam sesi tersebut, Agus memaparkan bagaimana drone dengan fitur pencitraan termal mampu menjadi alat vital di medan ekstrem. Teknologi itu memungkinkan tim SAR mengidentifikasi titik panas tubuh manusia, bahkan saat terhalang vegetasi lebat atau struktur alam yang terjal.

Baca Juga :  Cari Ikan Pulang Tinggal Nama, Pemancing Narmada Terseret Arus Ganas Belongas

“Drone bukan sekadar alat bantu visual, tapi sudah menjadi force multiplier dalam operasi SAR modern,” tegas Agus dalam paparannya.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa integrasi teknologi mutakhir seperti drone dalam misi kemanusiaan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Efektivitasnya telah terbukti memperbesar peluang keselamatan korban serta mempermudah koordinasi tim di lapangan.

Pihak APDI berharap pencapaian Agus bisa menjadi inspirasi nasional, khususnya bagi para pelaku SAR, agar terus meningkatkan keterampilan dan adaptasi teknologi dalam menjalankan tugas-tugas penyelamatan yang penuh risiko.

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru