Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 23:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas Mataram Sukardi saat menyampaikan program jalur khusus alumni dalam kegiatan Halal Bihalal IKA Unram di Mataram, Sabtu (11/4/2026).

Rektor Universitas Mataram Sukardi saat menyampaikan program jalur khusus alumni dalam kegiatan Halal Bihalal IKA Unram di Mataram, Sabtu (11/4/2026).

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Rektor Universitas Mataram Sukardi menyiapkan sejumlah langkah strategis yang secara khusus menyasar peran alumni dalam mendukung kemajuan kampus. Solusi ini mengemuka dalam forum Halal Bihalal Pengurus Pusat IKA-Unram di Mataram, Sabtu (11/4/2026).

Di tengah sorotan soal lemahnya konektivitas kampus dan alumni, Sukardi justru membuka jalur baru yang lebih konkret, menghadirkan alumni bukan sekadar sebagai simbol, tetapi sebagai aktor utama dalam ekosistem pendidikan.

“Halal bihalal ini bukan sekadar seremoni. Ini momentum spiritual dan sosial untuk memperkuat silaturahmi, sekaligus menghapus sekat-sekat yang mungkin selama ini ada,” ujarnya.

Salah satu solusi utama yang disiapkan adalah pembentukan unit khusus alumni di tingkat Rektorat. Unit ini akan menjadi pusat komunikasi, pemetaan potensi, sekaligus jembatan kolaborasi antara Kampus dan Alumni.

“Unit alumninya memang belum ada. Ini yang sekarang kami benahi,” kata Sukardi.

Langkah ini dinilai krusial untuk mengakhiri pola lama di mana relasi alumni berjalan sporadis tanpa arah yang jelas.

Baca Juga :  Pinjam Motor Gak Balik-Balik, Pemuda Kota Mataram Akhirnya ‘Dijemput’ Polisi

Tak berhenti di struktur, Unram juga mendorong keterlibatan langsung Alumni dalam proses Akademik. Alumni akan dilibatkan sebagai mentor, dosen praktisi, hingga pendamping proyek mahasiswa.

“Mahasiswa tidak cukup hanya punya pengetahuan. Mereka harus punya kemampuan berpikir, menyelesaikan masalah, dan siap terjun di dunia nyata,” ujarnya.

Menurut Sukardi, pengalaman lapangan yang dimiliki alumni menjadi nilai tambah yang tidak bisa digantikan oleh teori di ruang kelas.

Salah satu solusi paling menyentuh adalah ajakan kepada alumni untuk menjadi “orang tua asuh” bagi mahasiswa kurang mampu. Data kampus menunjukkan sekitar 42 persen mahasiswa Unram berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

“Kalau ada alumni yang mampu menjadi orang tua asuh, membantu satu atau dua mahasiswa saja, itu sudah sangat berarti. Ini bukan soal besar kecilnya bantuan, tapi keberlanjutan,” katanya.

Baca Juga :  Unram Diharapkan Jadi Rumah Penyelesaian Masalah NTB, Bukan Sekadar Penghasil Lulusan

Skema ini diharapkan menjadi solusi nyata untuk menekan potensi putus kuliah sekaligus memperkuat solidaritas alumni.

Rektor juga menegaskan perubahan besar dalam sistem pembelajaran. Model ceramah akan dikurangi, diganti dengan pendekatan berbasis proyek dan keterlibatan langsung di dunia industri.

“Mahasiswa tidak cukup hanya punya pengetahuan. Mereka harus punya kemampuan berpikir, menyelesaikan masalah, dan siap terjun di dunia nyata,” ujarnya.

Dalam skema ini, alumni akan menjadi penghubung antara kampus dan dunia kerja, mulai dari pelatihan, mentoring, hingga membuka akses jejaring profesional.

Di akhir pernyataannya, Sukardi menegaskan bahwa seluruh solusi yang disiapkan tidak akan berjalan tanpa keterlibatan alumni.

“Tanpa sinergi dan dukungan alumni, perguruan tinggi tidak akan pernah maju,” katanya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Unram mencoba menggeser peran alumni dari sekadar jaringan sosial menjadi kekuatan nyata yang menentukan masa depan kampus, bukan lagi pelengkap, tetapi penggerak utama perubahan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Musdalub Demokrat NTB Antarkan Eks Kapolda Hadi Gunawan Jadi Ketua DPD, Ini Targetnya
Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi
Garuda NTB Desak Kejari Buka Alasan SP3 Kasus Bidikmisi UMMAT
HUT ke-81, Iqbal Sentil Pembangunan Lombok Tengah: Jangan Cuma Hebat Tiga Hari Saat MotoGP
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Musdalub Demokrat NTB Antarkan Eks Kapolda Hadi Gunawan Jadi Ketua DPD, Ini Targetnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:10 WIB

NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI

Berita Terbaru