Miris! Demi Cuan, Ayah dan Anak di Bima Kompak Bobol HP dan Motor Warga

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Personel Polsek Bolo Polres Bima Polda NTB berhasil membongkar sindikat pencurian handphone dan sepeda motor (curanmor) yang belakangan ini meresahkan warga di wilayah hukumnya.

Ironisnya, sindikat ini ternyata melibatkan ayah dan anak. Keduanya berinisial IS (43) dan MS (17), warga Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Mereka ditangkap di rumahnya pada Kamis (24/7/2025) dini hari sekitar pukul 02.10 WITA.

Kasus pencurian ini bermula dari laporan korban berinisial LP, warga Desa Tambe, yang kehilangan empat unit handphone berbagai merek dan uang tunai Rp1,4 juta pada Senin (12/5/2025) sekitar pukul 03.00 WITA. Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp7 juta.

Baca Juga :  Bapemperda DPRD NTB Bahas Propemperda 2025: Fokus pada Judi Online, Pinjol, dan Tambang Rakyat

Setelah menerima laporan, Kapolsek Bolo AKP Nurdin memerintahkan Unit Reskrim melakukan penyelidikan. Pada Rabu (23/7/2025), petugas mendapatkan informasi bahwa salah satu handphone curian telah dijual di sebuah counter ponsel di Kota Bima.

Petugas segera bergerak ke lokasi dan mengamankan barang bukti. Dari hasil keterangan pemilik counter, diketahui bahwa ponsel tersebut dijual oleh MS. Tim kemudian menuju rumah MS di Desa Tambe dan mengamankan remaja tersebut bersama ayahnya, IS.

Dalam pemeriksaan awal, keduanya mengakui perannya IS yang melakukan pencurian, sementara MS bertugas menjual barang hasil curian.

Tidak berhenti di sana, penyidik juga mengaitkan keduanya dengan kasus pencurian sepeda motor milik Sekretaris Desa Tambe berinisial HF. Dari keterangan MS, aksi curanmor itu melibatkan warga setempat berinisial A. Polisi kembali bergerak dan berhasil mengamankan A di rumahnya.

Baca Juga :  Asyik Mandi Pemuda Sumbawa Terseret Arus Kali Jangkuk Mataram, Ditemukan Sudah Tak Bernyawa!

Akibat pencurian sepeda motor tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp31 juta. Di hadapan petugas, A mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa sepeda motor hasil curian telah dijual di Kabupaten Sumbawa.

Kasat Reskrim Polres Bima AKP Abdul Malik, SH, membenarkan penangkapan para pelaku. Ia juga mengungkapkan bahwa A merupakan residivis yang baru saja bebas dari Lapas Kelas IIB Bima pada April 2025 karena kasus pencurian.

“Terduga A ini adalah residivis yang baru keluar dari lapas beberapa bulan lalu atas kasus serupa,” ujarnya.

 

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru