SUMBAWAPOST.com | Bima- Setelah 14 tahun terbengkalai, perpustakaan SDN Sowa di Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, akhirnya kembali difungsikan sebagai ruang belajar yang layak bagi siswa. Peresmian perpustakaan tersebut dilaksanakan pada Senin (11/5/2026) sebagai bagian dari upaya penguatan literasi dan numerasi di wilayah tersebut.
Perpustakaan ini dibangun melalui kolaborasi antara YAPPIKA ActionAid bersama mitra lokal YISA Ambalawi dalam Program Sekolah Aman, yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dasar.
Kepala SDN Sowa, Muhtar, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan kedua lembaga tersebut, termasuk rehabilitasi perpustakaan yang sebelumnya mengalami kerusakan berat sejak tahun 2012.
“Alhamdulillah sekarang sekolah memiliki perpustakaan yang layak digunakan dan mendukung peningkatan literasi serta numerasi siswa,” ujarnya.
Board of Executive/Fundraising Director YAPPIKA ActionAid, Sri Indiyastutik, menjelaskan bahwa seluruh kegiatan dalam Program Sekolah Aman bersumber dari donasi publik. Program tersebut, kata dia, telah dijalankan di berbagai daerah di Indonesia.
Ia berharap praktik baik yang diterapkan di sekolah dampingan dapat diperluas ke lebih banyak sekolah di Kabupaten Bima melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Bima, Irfan Zubaidy, memberikan apresiasi atas kontribusi YAPPIKA dan YISA Ambalawi dalam mendukung dunia pendidikan di daerah.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari penguatan budaya membaca di lingkungan sekolah. Ia juga menekankan pentingnya peran guru sebagai sumber inspirasi bagi siswa.
“Tidak perlu harus ke Jakarta untuk tahu Jakarta, tapi lewat buku,” katanya.
Irfan menegaskan bahwa perpustakaan merupakan sarana penting untuk membuka wawasan siswa sekaligus membangun masa depan pendidikan daerah. Karena itu, ia meminta sekolah menyediakan waktu khusus membaca setiap hari agar budaya literasi terus tumbuh di lingkungan pendidikan.
Peresmian perpustakaan ini turut dihadiri unsur pemerintah daerah, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, serta komunitas sekolah dampingan YAPPIKA dan YISA Ambalawi. Kehadiran fasilitas ini diharapkan tidak hanya menjadi bangunan baru, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan literasi dan harapan baru bagi generasi muda di Kabupaten Bima.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










