Indeks Literasi Keuangan NTB Urutan ke-2, Inilah 6 Keuntungan yang Akan Diperoleh

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 12 Juli 2024 - 14:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut indeks literasi keuangan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar 65,45 persen merupakan tertinggi ke-2 secara nasional pada tahun 2023 atau lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 49,68 persen.

Hal itu disampaikan Penjabat Gubernur NTB Dr Hassanudin. dalam acara pengukuhan Kepala OJK NTB yang baru Rudi Sulistyo menggantikan Rico Rinaldi di Kantor OJK Mataram. 12 Juli 2024.

Baca Juga :  UTS Gandeng UIN Mataram, Duet Kampus Besar Siap Goyang Dunia Riset dan Pengabdian

Mantan Pj Gubernur Sumatra Utara (Sumut) melanjutkan, hal tersebut akan menguntungkan ekonomi daerah. katanya, Setidaknya ada enam keuntungan dengan indeks literasi yang tinggi agar masyarakat lebih siap menghadapi tantangan ekonomi.

“Enam keuntungan tersebut, diantaranya kesejahteraan masyarakat melalui inovasi keuangan inklusi, ekonomi dan keuangan daerah yang stabil, akses keuangan yang lebih terbuka, penguatan sistem keuangan dan peningkatan partisipasi masyarakat,”sebut Dr Hassanudin.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda Bongkar ‘Penyakit Lama’ Otda: Jangan Cuma Seremoni, Saatnya Daerah Kerja Nyata untuk Rakyat

Sementara, Anggota Komisioner OJK Pusat, Dian Ediana Rae mengatakan, tantangan ekonomi nasional akan teruji dalam dinamika ekonomi daerah.

“Target ekonomi nasional tergantung pada pertumbuhan ekonomi daerah”, sebutnya.

Inklusi keuangan NTB sendiri masih sebesar 82, 34 persen di bawah rata-rata nasional 85, 10 persen. Dengan kondisi tersebut, OJK berharap NTB senantiasa meningkatkan konsistensi dengan melibatkan seluruh stakeholders dalam proses pencapaiannya.

Berita Terkait

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Wagub NTB Umi Dinda Jajaki Investasi Wisata Buatan untuk Dongkrak Ekonomi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:20 WIB

NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB