SUMBAWAPOST.com, Mataram – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB mengembalikan sisa dana hibah penyelenggaraan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024 sebesar Rp19,16 miliar kepada Pemerintah Provinsi NTB. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Ketua KPU NTB, Muhammad Khuwailid, kepada Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, di ruang kerja gubernur pada Rabu 9 April 2025.
Dalam kesempatan tersebut, KPU NTB juga memperkenalkan program strategis bertajuk Pelopor Desa Demokrasi, sebagai upaya penguatan budaya demokrasi dari tingkat akar rumput.
Gubernur Iqbal menyampaikan apresiasi atas keberhasilan KPU NTB dalam menyelenggarakan Pemilu dan Pilkada serentak 2024 yang berlangsung aman dan damai.
“Sudah waktunya kita berpikir ke depan. Lima tahun ke depan harus lebih baik, dengan belajar dari pengalaman sebelumnya,” ujar Iqbal.
- Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
- Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
- Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Ia juga menyambut baik gagasan Program Pelopor Desa Demokrasi dan menyatakan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penuh, termasuk melalui kajian pendanaan bersama dan skema kolaboratif.
Sementara itu, Ketua KPU NTB, Muhammad Khuwailid, menjelaskan bahwa dari total dana hibah sebesar Rp138 miliar, sisa anggaran Rp19,16 miliar telah dikembalikan ke kas daerah.
Khuwailid juga memaparkan bahwa program Pelopor Desa Demokrasi bertujuan membangun kualitas demokrasi berbasis masyarakat desa. Pada Pilgub sebelumnya, program ini telah dilaksanakan di 15 desa percontohan.
“Kami berharap program ini bisa diperluas dengan dukungan Pemprov NTB, DPRD, dan para pemangku kepentingan. Demokrasi bukan hanya soal pemilihan, tapi juga soal membangun budaya berdemokrasi,” tegasnya.











