Satpol PP NTB ‘Berubah Haluan’ di HUT ke-76, Dari Penertiban ke Bazar Pangan Murah

Avatar

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 15:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat suasana bazar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Satpol PP NTB di halaman kantor Satpol PP NTB, Mataram. Sejumlah warga tampak antusias melakukan pembelian kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam rangka HUT ke-76 Satpol PP dan HUT ke-64 Linmas.

Terlihat suasana bazar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Satpol PP NTB di halaman kantor Satpol PP NTB, Mataram. Sejumlah warga tampak antusias melakukan pembelian kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam rangka HUT ke-76 Satpol PP dan HUT ke-64 Linmas.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Ada yang berbeda dalam peringatan HUT ke-76 Satpol PP NTB tahun ini. Jika biasanya identik dengan penertiban, kali ini Satpol PP justru berubah haluan dengan menghadirkan Bazar pangan murah yang langsung menyentuh kebutuhan Masyarakat.

Bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Satpol PP Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman kantor Satpol PP NTB, Senin (27/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT Satpol PP ke-76 dan HUT Linmas ke-64.

Langkah kolaboratif ini tidak sekadar seremonial, melainkan upaya nyata menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi, khususnya di wilayah Kota Mataram.

Kasat Pol PP NTB, Nunung Triningsih, menjelaskan bahwa bazar murah ini merupakan bagian dari kegiatan sosial selama dua hari yang bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Kami memulai rangkaian HUT dengan bazar murah hasil kolaborasi dengan beberapa dinas, termasuk Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan harian mereka,” ujar Nunung Triningsih.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah menjadi langkah konkret pemerintah dalam merespons kenaikan harga pangan.

“Ini upaya kita mendukung stabilisasi harga pangan, terutama di titik-titik dengan harga tinggi seperti Mataram. Kami ingin memastikan pangan tetap stabil dan terakomodir,” jelas Lalu Mirza.

Ia menambahkan, ketahanan pangan NTB bertumpu pada tiga pilar utama, yakni ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan. Program GPM kali ini difokuskan pada aspek keterjangkauan agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok.

Baca Juga :  Tambak Udang Ilegal di NTB: Bisnis Licin Triliunan Tak Tersentuh, DPRD Marga Harun Beri Sinyal Perlawanan

Lebih jauh, ia menyebut NTB saat ini berada di peringkat ke-9 nasional sebagai produsen beras, didukung oleh optimalisasi lahan serta distribusi pupuk bersubsidi yang tepat sasaran.

Tak hanya bazar pangan murah, rangkaian peringatan HUT Satpol PP NTB juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, mulai dari donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga aksi kebersihan lingkungan bertajuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Seluruh rangkaian kegiatan ini akan ditutup dengan tasyakuran pada Selasa (28/4/2026), sebagai bentuk refleksi sekaligus penguatan komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru