Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bima bersama jajaran PUPR melakukan pertemuan dengan Menteri PUPR di Jakarta untuk membahas percepatan pembangunan infrastruktur Kota Bima.

Wali Kota Bima bersama jajaran PUPR melakukan pertemuan dengan Menteri PUPR di Jakarta untuk membahas percepatan pembangunan infrastruktur Kota Bima.

SUMBAWAPOST.com | Jakarta- Langkah tak biasa tapi penuh strategi ditunjukkan Pemerintah Kota Bima. Demi mempercepat pembangunan infrastruktur, Wali Kota Bima, A. Rahman, Ngantor langsung ke Jakarta untuk bertemu Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Selasa (28/4/2026).

Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya konkret jemput bola untuk memastikan proyek-proyek strategis pusat bisa mengalir ke daerah. Wali Kota hadir bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Kabag Prokopim Setda Kota Bima.

Dalam pertemuan tersebut, fokus utama yang dibahas adalah sinkronisasi program pembangunan infrastruktur Kota Bima dengan kebijakan nasional. Langkah ini menjadi kunci dalam mewujudkan visi besar ‘Kota Bima BISA’ (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri) yang tengah digenjot pemerintah daerah.

Di hadapan Menteri PUPR, Wali Kota memaparkan berbagai program prioritas yang tengah berjalan maupun yang akan dikembangkan. Seluruh program dirancang secara terintegrasi untuk mendorong lahirnya kota yang tangguh, nyaman, dan berkelanjutan di wilayah timur Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga :  Pesan Tegas Ketua DPRD NTB: Pejabat Jangan Sibuk Sendiri, Empati Sosial Harus Dihidupkan

Tak hanya menyodorkan rencana, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat yang selama ini telah dirasakan masyarakat Kota Bima. Mulai dari pengendalian banjir perkotaan, rehabilitasi fasilitas pendidikan, hingga pembangunan rumah sakit umum daerah, semuanya dinilai memberi dampak nyata.

Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting di tengah tantangan yang dihadapi daerah, seperti potensi banjir, keterbatasan air baku, hingga kebutuhan penataan kota yang lebih tertib dan layak huni.

Dalam momentum ini, Pemerintah Kota Bima juga mengajukan sejumlah usulan prioritas lintas sektor. Mulai dari penguatan pengendalian banjir dan ketahanan air, peningkatan layanan sanitasi dan air minum, penataan kawasan kumuh, hingga pengembangan konektivitas dan estetika kota.

Baca Juga :  Bukan Ekonomi atau Infrastruktur, Gubernur Iqbal Sebut ‘Masjid’ Kunci NTB Makmur Mendunia

Tak berhenti di situ, usulan strategis lainnya mencakup revitalisasi kawasan, pembangunan sarana olahraga, serta pengembangan kawasan budaya dan religi untuk memperkuat identitas daerah.

Wali Kota menegaskan bahwa kesiapan daerah menjadi faktor penting dalam mempercepat realisasi program. Pemerintah Kota Bima, kata dia, telah menyiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari ketersediaan lahan, dokumen teknis, hingga komitmen pembiayaan daerah.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan serta menghadirkan Kota Bima yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat dukungan Kementerian PUPR terhadap berbagai program pembangunan di Kota Bima.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH
Operasi Antik Rinjani 2026 Ungkap 129 Kasus Narkoba, 178 Tersangka Diamankan Polda NTB
Polresta Loteng Tetapkan Perempuan Ini Tersangka Penipuan Koperasi, Kerugian Capai Rp780,85 Juta
Lalu Wirajaya Dorong Panggung Budaya NTB di Jakarta Jadi Gerbang Menuju Dunia
Gedung Baru DPRD NTB Terancam Molor, Bisa 2029 Baru Ditempati, Mori Hanafi Ungkap Alasannya
Pergub BTT Rp484 Miliar Dipersoalkan, DPM Unram Ajukan Keberatan ke Gubernur Sebelum ke PTUN
Anggota DPR RI Mori Hanafi Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Bima, Perkuat Pemahaman Kebangsaan
Follow the Money Belum Cukup, Membaca Tiga Putusan Bebas Anggota DPRD NTB
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Operasi Antik Rinjani 2026 Ungkap 129 Kasus Narkoba, 178 Tersangka Diamankan Polda NTB

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Polresta Loteng Tetapkan Perempuan Ini Tersangka Penipuan Koperasi, Kerugian Capai Rp780,85 Juta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Lalu Wirajaya Dorong Panggung Budaya NTB di Jakarta Jadi Gerbang Menuju Dunia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Gedung Baru DPRD NTB Terancam Molor, Bisa 2029 Baru Ditempati, Mori Hanafi Ungkap Alasannya

Berita Terbaru

Polda NTB Mengungkap Tiga Personel Aktif Polri yang Terjerat Perkara Narkoba Dalam Operasi Antik Rinjani 2026. Ketiganya Diproses Melalui Jalur Hukum dan Kode Etik Polri.

Hukum & Kriminal

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Kamis, 13 Agu 2026 - 16:13 WIB