Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB bersama jajaran Bulog melakukan pemantauan stok beras di Gudang Bulog Dasan Cermen yang mencapai 130 ribu ton.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB bersama jajaran Bulog melakukan pemantauan stok beras di Gudang Bulog Dasan Cermen yang mencapai 130 ribu ton.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Kabar menggembirakan datang dari sektor pangan Nusa Tenggara Barat. Stok beras di Gudang Bulog NTB kini menembus 130 ribu ton, memastikan kebutuhan masyarakat tetap aman hingga dua tahun ke depan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah, bersama Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (KSPHP) melakukan pemantauan langsung ketersediaan beras di Gudang Bulog Dasan Cermen, NTB. Selasa (28/4/2026).

Pemantauan tersebut didampingi oleh Wakil Pimpinan Wilayah Bulog Divre NTB sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan Bulog dalam menjaga ketahanan pangan serta memastikan kecukupan stok beras bagi masyarakat.

Baca Juga :  Perampingan OPD NTB Disorot DPRD, Ali Usman Ahim Nilai Iqbal–Dinda Tak Tergesa Menempatkan ASN

Berdasarkan hasil pemantauan, stok beras yang tersedia saat ini mencapai sekitar 130 ribu ton atau 52 persen dari target 240 ribu ton. Capaian ini menjadi salah satu yang tertinggi secara nasional dan menegaskan kontribusi besar Provinsi NTB dalam memperkuat cadangan pangan nasional.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB menegaskan bahwa capaian stok beras yang menembus 130 ribu ton menjadi indikator kuat dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.

“Stok beras di Gudang Bulog NTB saat ini telah menembus 130 ribu ton dan dalam kondisi aman. Dengan ketersediaan ini, kebutuhan masyarakat dipastikan tercukupi hingga sekitar dua tahun ke depan,” ujar Lalu Mirza Amir Hamzah.

Baca Juga :  Naik Jabatan di NTB Pakai Otak dan Keringat, Era Titip Nama dan Politik Resmi Ditutup

Ia menambahkan, stok yang memadai memberikan ruang intervensi bagi pemerintah dalam mengantisipasi gejolak harga maupun lonjakan kebutuhan di pasar.

Selain itu, berdasarkan proyeksi yang ada, ketersediaan beras di Gudang Bulog NTB dinilai aman untuk memenuhi kebutuhan hingga 24 bulan ke depan. Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB akan terus memperkuat koordinasi dengan Bulog, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan guna menjaga produksi pertanian, kelancaran distribusi, dan stabilitas harga pangan di daerah.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru