SUMBAWAPOST.com, Mataram- Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Bali Nusa Tenggara (Badko HMI Bali Nusra) Caca Handika angkat bicara soal lima langkah kepungurusan DPD Pemuda Tani Indonesia (PTI) NTB.
Ia menilai lima langkah tersebut kian memperkokoh Swasembada Pangan di NTB.
“Ekosistem pangan di Nusa Tenggara Barat diyakini dapat kian kokoh dengan adanya lima langkah atau strategi yang akan dilakukan oleh kepengurusan baru DPD Pemuda Tani Indonesia NTB dibawah kepemimpinan Abdul Robby Syahril yang turut berkomitmen pada percepatan perwujudan swasembada pangan sesuai Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto dengan melibatkan pemuda sebagai ujung tombak pembangunan Ekonomi masyarakat di sektor pertanian,”Ungkap Caca Handika, Senin (10/02/2025).
Tidak hanya itu, menurut Pria kelahiran Wera Bima ini, hal ini bisa jadi penekanan dalam keseriusan nya membangun sektor pertanian di NTB itu tidak lepas dari peranan generasi muda.
“5 Langkah yang disampaikan ketua DPD Pemuda Tani Indonesia NTB Abdul Robby Syahril Saya kira itu sebagai langkah yang bagus, apalagi saya lihat ketua dan jajaran pengurus nya mayoritas anak muda. Ini artinya DPD Pemuda Tani Indonesia NTB mencoba mensinergikan semangat pemuda sebagai Kunci utama semangat pertahanan untuk swasembada pangan di NTB yang dijuluki sebagai Bumi Gora,”ungkap Caca Handika.
Kita bicara, terkait dengan bagaimana peningkatan swasembada pangan. Dalam hal ini juga bagaimana meningkatkan produksi beras agar kita tidak lagi impor. Inilah yang terus kita kolaborasikan.
“Harapannya ada daerah-daerah tertentu, nanti fokusnya misalkan tanaman pangan, supaya nanti tidak berubah fungsi. Tidak berubah menjadi industri. Ini adalah kick off. Insya Allah ke depan kita akan lebih banyak sinergi dan kolaborasi lagi,” lanjutnya.
Selain itu, Mantan Ketua HMI Cabang Dompu ini mengusulkan, agar DPD Pemuda Tani Indonesia NTB untuk membentuk kelompok pemuda tani milenial di tingkat Desa.
“Saya kira itu bisa jadi pertimbangan dalam memaksimalkan potensi pemuda di tiap Desa di NTB,”ungkapnya.
Apalagi menurut pria yang dipanggil Caca ini, jika dilakukan bisa berdampak langsung, ditambah dengan dukungan dari Balai Penyuluh Pertanian.
“Sehingga pemuda-pemuda ini nantinya bisa aktif-kolaboratif, bersinergi bersama dalam pembangunan desa di bidang pertanian. Dan akhirnya tidak ada lagi pemuda yang nganggur,” tukasnya.
Tapi, Caca menilai, walau saat ini pihaknya melihat, kurangnya pemuda desa yang ingin terjun langsung di bidang pertanian.
“Karena kita ketahui bersama, bahwa pemuda saat ini lebih ingin berkecimpung di dunia perkantoran atau perusahaan ketimbang menjadi petani karena distigmakan kotor, kurang menjanjikan,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia Nusa Nusa Tenggara Barat (DPD PTI NTB) Abdul Robby Syahril Untuk mempertahankan Bumi Gora swasembada pangan dan salah satu Daerah sebagai lumbung pangan nasional yakni menyampaikan ada 5 strategi sebagai upaya keseriusan membangun ketahanan dan swasembada pangan yakni;
Mewujudkan Kemandirian Pangan
Membantu NTB menjadi lumbung pangan strategis yang mampu memenuh kebutuhan daerah dan berkontribusi pada kedaulatan pangan nasional.
Memberdayakan Pemuda Tani
Menciptakan generasi petani muda yang berdaya saing, memiliki keterampilan modern, dan mampu menggerakkan sektor pertanian ke arah yang lebih maju. Pemberdayaan pemuda tani ini adalah strategi untuk peningkatan sumber daya manusia yang unggul dapat bersaing dalam mewujudkan ketahanan pangan.
Mengubah Paradigma tentang Pertanian
Menjadikan sektor pertanian sebagai profesi yang modem, menjanjikan dan memiliki daya tarik bagi generasi muda. Paradigma baru tentang pertanian sangat berdampak bagi masyarakat. Mulai dari peningkatan produktivitas pertanian, peningkatan pendapatan petani, peningkatan kualitas produk dan akses ke pasar global.
Mendukung Kebijakan Nasional
Selaras dengan visi Presiden Prabowo untuk menciptakan ketahanan pangan nasional Pemuda Tani NTB akan menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan kebijakan terkait.
Meningkatkan Kesejahteraan Petani
Melalui kebijakan berbasis teknologi dan inovasi, diharapkan produktivitas dan pendapatan petani dapat meningkat secara signifikan.
“Dengan solusi dan langkah yang strategis, kita dapat membantu petani dalam meningkatkan pendapatan, akses ke pasar, teknologi pertanian dan kualitas produk yang baik,”ungkap Robby dan juga Mantan Bendahara Umum PB HMI. Yang saat ini juga dipercaya sebagai Anggota DPRD Kota Bima Periode 2024-2029.










