Ketua Komisi I DPRD KLU Rusdianto Resmi Pimpin DPC PBB Lombok Utara: Target Empat Kursi di 2029

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Langkah besar Partai Bulan Bintang (PBB) di Nusa Tenggara Barat terus menunjukkan semangat kebangkitan menuju Pemilu 2029. Kali ini, giliran Rusdianto, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU), yang resmi menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Ketua DPC PBB Kabupaten Lombok Utara periode 2025-2030.

Penyerahan SK tersebut dilakukan langsung oleh Ketua DPW PBB NTB, Nadirah Al-Habsyi, dalam acara Rapat Konsultasi dan Koordinasi bersama seluruh DPC se-NTB, bertema besar ‘Mengembalikan Kejayaan PBB.’
Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pengurus DPW dan DPC kabupaten/kota itu berlangsung hangat di Sekretariat DPW PBB NTB, Jalan Lingkar Kota Mataram, Sabtu (25/10/2025).

Baca Juga :  Sengketa Waris Digiring ke Pidana, Polresta Mataram Tumbang di Praperadilan

Dalam sambutannya, Rusdianto menyampaikan optimismenya terhadap masa depan PBB di Lombok Utara. Ia menegaskan, modal politik yang sudah dimiliki saat ini akan menjadi fondasi kuat untuk menambah kursi pada Pemilu mendatang.

“Tahun 2029 nanti, kita punya harapan besar. Minimal empat kursi harus kita raih, karena sekarang kita sudah punya modal tiga kursi. Dengan itu, kita sudah bisa membentuk fraksi. Pada pemilu sebelumnya, kita bahkan sempat bersaing ketat dan hanya kalah suara dari PDIP,” tegas Rusdianto.

Ia menambahkan, langkah ke depan adalah memperkuat infrastruktur partai dan koordinasi politik, dengan menampilkan figur-figur potensial yang memiliki kemampuan, jaringan, dan sumber daya memadai untuk memenangkan kontestasi.

Baca Juga :  NTB Pecah Rekor Nasional, 100 Persen Kabupaten/Kota Miliki Tim Keamanan Siber

“Kita perlu orang-orang yang punya modal dan potensi agar bisa maju sebagai caleg. Politik saat ini butuh operasional, tapi harus diimbangi dengan konsolidasi yang kuat dan kerja nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Rusdianto juga menekankan pentingnya turun langsung ke masyarakat sebagai strategi efektif untuk memperkuat basis dukungan.

“Konsolidasi tanpa sentuhan sosial tidak akan cukup. Kita harus terus hadir di tengah masyarakat, memberikan sosialisasi, dan memastikan PBB benar-benar dirasakan manfaatnya,” tambahnya.

Berita Terkait

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan
HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak
Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat
Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik
Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan

Jumat, 4 September 2026 - 15:05 WIB

HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak

Jumat, 4 September 2026 - 11:26 WIB

Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru