Gubernur Iqbal Resmi Daftar Calon Ketua KONI NTB, Didampingi Cabor dan KONI Daerah

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Saat Mendaftarkan Diri Sebagai Calon Ketua KONI NTB periode 2026-2030, Jumat (14/8/2026).

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Saat Mendaftarkan Diri Sebagai Calon Ketua KONI NTB periode 2026-2030, Jumat (14/8/2026).

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB periode 2026-2030, Jumat (14/8/2026).

Iqbal datang ke Lokasi Pendaftaran didampingi sejumlah Ketua Cabang Olahraga (Cabor) serta Ketua KONI Kabupaten/Kota se-NTB. Ia menyerahkan Dokumen Persyaratan, mengisi formulir Pendaftaran, sekaligus menyerahkan Uang pendaftaran sebesar Rp200 juta.

Usai Proses Pendaftaran, Iqbal mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk pemenuhan Kewajibannya sebagai bakal Calon Ketua KONI NTB.

“Hari ini Saya memenuhi kewajiban Saya untuk Mendaftar. Mudahan-mudahan memenuhi semua apa yang menjadi Persyaratan. Pokoknya ini Damai, Berjalan dengan Lancar, semangatnya harus sama untuk memastikan Kita di PON 2028 menjadi Tuan Rumah yang baik, berhasil dan prestasinya meningkat,” ujar Iqbal.

Iqbal menekankan Pentingnya menjaga semangat Kebersamaan selama Proses Pemilihan Ketua KONI NTB. Menurutnya, seluruh pihak harus Memiliki semangat yang sama dalam Mempersiapkan NTB menghadapi PON 2028.

NTB bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) dan DKI Jakarta akan menjadi Tuan Rumah PON 2028. Karena itu, Kepemimpinan KONI NTB Periode 2026-2030 memiliki tanggung jawab besar, baik dalam Pembinaan Atlet maupun persiapan Penyelenggaraan PON.

Ketua Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) NTB, Nubaya Sari, menjadi salah satu Pimpinan Cabang Olahraga yang turut mendampingi Iqbal saat mendaftar.

Nubaya Menyampaikan Dukunganya terhadap Proses Pendaftaran tersebut.

“Alhamdulillah PSOI NTB mendampingi Bapak Gubernur NTB mendaftar menjadi calon Ketua KONI NTB,” ujar Nubaya Sari.

Kehadiran Sejumlah Pimpinan Cabor dan KONI Kabupaten/Kota turut mewarnai dinamika menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI NTB.

Musorprov Digelar 20-21 Agustus
Sementara itu, KONI NTB telah membuka tahapan pendaftaran bakal calon Ketua Umum Periode 2026-2030. Proses pemilihan akan dilakukan melalui Musorprov KONI NTB pada 20-21 Agustus 2026.

Baca Juga :  Mori Hanafi dan Gubernur Iqbal Sama-sama TMS, Gagal Maju Calon Ketua KONI NTB 2026-2030

Sekretaris Umum KONI NTB, M. Nur Haedin, mengatakan proses Pendaftaran dilakukan untuk menjaring sosok yang memiliki Kemampuan Manajerial dan Kecakapan dalam Mengelola Organisasi Olahraga.

Menurut Pria yang Akrab disapa Edo tersebut, Musorprov kali ini memiliki Posisi Strategis karena NTB bersama NTT dan DKI Jakarta akan menjadi Tuan Rumah PON 2028.

“Karena tugas pokoknya dalam melahirkan dan melakukan pembinaan Atlet-atlet berprestasi Unggulan NTB ke depan agar bisa Berprestasi di forum Nasional maupun Internasional. Apalagi kita akan menjadi Tuan Rumah PON 2028,” ujar Edo, Senin (3/8/2026).

Ia menjelaskan, Persyaratan Bakal Calon (Bacalon) Ketua KONI NTB mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI Pusat, yang mencakup Enam Syarat Pokok dan 18 Syarat Khusus.

Secara umum, Bakal Calon dituntut memiliki Kemampuan Manajerial, Pengalaman Pengabdian, serta waktu yang cukup untuk Mengelola Organisasi Olahraga.

Calon juga harus memahami dan menjalankan norma Kehormatan KONI, mampu menjadi Pengayom sekaligus Pemersatu Masyarakat Olahraga, serta memiliki Visi dalam mengembangkan Olahraga Prestasi.

Selain itu, calon Ketua KONI NTB diharapkan mampu membangun Kerja sama dengan Instansi Pemerintah, Badan Usaha, Lembaga Olahraga Nasional hingga Organisasi Olahraga Internasional.

Dalam proses Penjaringan dan Penyaringan, KONI NTB memastikan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) bekerja Secara Profesional dan Netral.

Edo menegaskan TPP tidak akan berpihak kepada salah satu calon. “Jadi TPP itu kita jamin Netral. Tidak ada berpihak sana-sini. Mereka melaksanakan Tugasnya Sesuai Amanah yang sudah diberikan oleh KONI Provinsi,” tegasnya.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Traktor Dibagikan, Tapi Mangkrak, Gubernur NTB: Dikuasai Pribadi, Disewakan, Tak Dirawat

Ia berharap Ketua KONI NTB yang terpilih nantinya mampu membawa olahraga NTB naik ke level yang lebih tinggi, terutama dalam mencetak Atlet yang mampu bersaing di tingkat Nasional maupun Internasional.

Target tersebut juga sejalan dengan harapan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal untuk mengorbitkan Atlet lokal ke kancah Global.

“Dengan harapan 4 tahun ke depan itu akan lahir Atlet-atlet Indonesia berasal dari NTB yang bisa Berbicara/Berprestasi di forum Internasional baik Multi Event seperti SEA Games, Asian Games, Olimpiade, bahkan kejuaraan Dunia Single-Event lainnya,” jelasnya.

Hingga Jumat (14/8/2026), sebelum penutupan Pendaftaran, tercatat Dua Bakal Calon (Bacalon) telah Resmi Mendaftarkan Diri dan Menyerahkan sejumlah Persyaratan.

Keduanya adalah Mori Hanafi, Ketua KONI NTB saat ini yang kembali maju, dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.

Dengan masuknya Iqbal ke bursa Pencalonan, persaingan menuju kursi Ketua KONI NTB periode 2026-2030 semakin menarik. Namun, proses Pendaftaran masih berlangsung sehingga peluang munculnya Bakal Calon lain tetap terbuka hingga batas akhir Pendaftaran besok tanggal 15 Agustus 2026.

Menjadi Catatan, berdasarkan tahapan yang telah disiapkan, sosialisasi TPP berlangsung pada 3-9 Agustus 2026. Pengambilan Formulir dan Penyerahan berkas Pendaftaran dijadwalkan pada 5-15 Agustus 2026.

Selanjutnya, Proses Verifikasi dan Validasi berkas serta Pemberitahuan hasil dilakukan pada 7-16 Agustus 2026.
Para bakal calon Ketua KONI NTB kemudian diwajibkan menyerahkan Materi Paparan Visi, Misi, dan Program Kerja pada 19 Agustus 2026.

Rangkaian penjaringan berlanjut hingga penyerahan hasil kerja TPP kepada Pimpinan Sidang Pleno Musorprov pada 20-21 Agustus 2026.

Dalam forum tersebut, Ketua Umum KONI NTB periode 2026-2030 akan ditentukan.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ketua PSOI NTB Nurbaya Sari Ucapkan Selamat kepada Mohan Roliskana, Berharap Olahraga Makin Berprestasi
Didukung Gubernur dan Ketua DPRD, Mohan Kalahkan Mori dalam Perebutan Ketua KONI NTB
Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030
PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan
Polisi Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Bima, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Buka Suara
Kekeringan Melanda, Gubernur Miq Iqbal Ajak Warga NTB Perbanyak Istighfar dan Selawat
Kementan Dorong Hilirisasi Peternakan di UNRAM, Potensi Lokal Diminta Jadi Sumber Nilai Tambah
Polisi Turun Tangan Perbaiki Jalan Provinsi di Bima, Tak Tega Lihat Warga Terus Berjatuhan
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Ketua PSOI NTB Nurbaya Sari Ucapkan Selamat kepada Mohan Roliskana, Berharap Olahraga Makin Berprestasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Didukung Gubernur dan Ketua DPRD, Mohan Kalahkan Mori dalam Perebutan Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:55 WIB

PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Polisi Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Bima, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Buka Suara

Berita Terbaru

Mohan Roliskana Terpilih Sebagai Ketua Umum KONI NTB Periode 2026-2030 Dalam Musprovlub KONI NTB di Mataram, Selasa (13/10/2026).

Olahraga

Mohan Roliskana Terpilih Jadi Ketua KONI NTB 2026-2030

Selasa, 13 Okt 2026 - 18:20 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Saat Membuka Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa KONI NTB 2026.

Olahraga

PON 2028 Makin Dekat, Miq Iqbal Desak KONI NTB Akhiri Perbedaan

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:55 WIB