SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Persoalan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi sorotan dalam apel pagi di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Kamis (3/9/2026).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, Tri Budiprayitno, mengungkap adanya Pegawai yang tercatat tidak masuk kerja hingga 93 hari. Selain itu, terdapat sejumlah Pegawai lain dengan catatan ketidakhadiran mencapai puluhan hari.
Catatan tersebut disampaikan saat Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, memimpin apel pagi di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB.
Kepala BKD menegaskan, pelanggaran disiplin ASN memiliki konsekuensi dan proses penanganannya dilakukan secara berjenjang.
“Pelanggaran disiplin ASN memiliki konsekuensi bertingkat. Proses pembinaan dan penindakan juga menjadi tanggung jawab berjenjang, termasuk bagi pejabat yang tidak menanganinya. Bukan kata saya, bukan kata Bapak, tapi kata aturannya,” tegas Kepala BKD.
Ia juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjauhi narkoba, judi online, dan pinjaman online. Menurutnya, persoalan tersebut dapat mengganggu kondisi ekonomi keluarga sekaligus berdampak terhadap semangat kerja ASN.
Dalam kesempatan yang sama, Wagub Indah Dhamayanti Putri mengingatkan agar organisasi tidak hanya melihat prestasi, tetapi juga berani mengakui dan mencatat berbagai kekurangan untuk kemudian diperbaiki.
“Jangan terjebak pada prestasi. Belajarlah mencatat apa saja kealpaan dan kekurangan kita. Kalau hanya terpaku pada prestasi, kita lupa memperbaiki sistem,” tegasnya.
Wagub menilai organisasi yang sehat harus mampu melakukan evaluasi secara terbuka. Kekurangan yang ditemukan tidak semestinya ditutupi, melainkan menjadi bahan untuk memperbaiki sistem dan meningkatkan kinerja.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










