NTB Pecah Rekor Nasional, 100 Persen Kabupaten/Kota Miliki Tim Keamanan Siber

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri menerima penghargaan dari Kepala BSSN RI atas capaian 100 persen pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di seluruh kabupaten/kota NTB.

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri menerima penghargaan dari Kepala BSSN RI atas capaian 100 persen pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di seluruh kabupaten/kota NTB.

SUMBAWAPOST.com|™ Mataram- Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatatkan prestasi nasional dalam penguatan keamanan siber pemerintahan daerah. Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia, Drs. Nugroho Sulistyo Budi, secara langsung menyerahkan penghargaan kepada Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, atas capaian 100 persen pembentukan dan registrasi Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di seluruh 10 kabupaten/kota di NTB.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian penyerahan Surat Tanda Registrasi (STR) TTIS yang digelar di Ruang Sidang Senat Universitas Mataram, Selasa (23/6/2026). Dalam kesempatan yang sama, BSSN juga menyerahkan STR kepada pemerintah kabupaten/kota se-NTB serta Universitas Mataram sebagai bentuk pengakuan bahwa seluruh TTIS di daerah telah terintegrasi dalam ekosistem keamanan siber nasional.

Mewakili Pemerintah Provinsi NTB, Wakil Gubernur Hj. Indah Dhamayanti Putri menegaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bukti nyata keseriusan daerah dalam membangun sistem pemerintahan digital yang aman, kuat, dan terpercaya.

“Bagi Provinsi NTB, keamanan siber bukan sekadar urusan teknologi informasi, melainkan bagian penting dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah. Transformasi digital harus dibangun di atas fondasi keamanan yang kuat,” ujar Wagub yang akrab disapa Umi Dinda.

Baca Juga :  NTB Belum Ramah Bagi Perempuan, Ketua DPRD Isvie Tuntut Badan Khusus

Ia menambahkan, Pemprov NTB terus mendorong terwujudnya Smart Government sebagai bagian dari visi NTB Makmur Mendunia, di mana digitalisasi layanan publik harus diiringi dengan sistem keamanan siber yang mampu beradaptasi terhadap berbagai ancaman digital yang terus berkembang.

Menurut Umi Dinda, keberhasilan NTB membangun ekosistem TTIS secara menyeluruh tidak terlepas dari kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTB, pemerintah kabupaten/kota, BSSN, perguruan tinggi, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Melalui kolaborasi ini, kita tidak hanya memperkuat kapasitas teknis, tetapi juga membangun budaya sadar keamanan siber di seluruh lini pemerintahan. Keamanan digital adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BSSN atas pendampingan dan penguatan kapasitas yang selama ini diberikan kepada pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan siber.

Sementara itu, Kepala BSSN RI, Drs. Nugroho Sulistyo Budi, menegaskan bahwa perlindungan infrastruktur informasi di daerah merupakan bagian penting dari sistem pertahanan siber nasional. Oleh karena itu, pembentukan dan registrasi TTIS menjadi langkah strategis menghadapi ancaman digital yang semakin kompleks.

Baca Juga :  Pertarungan Rektor Unram Dimulai: Nomor Keramat di Tangan, Prof Ali Usung Lima Terobosan Menuju Unram Kelas Dunia

“Kami siap memberikan dukungan penuh, mulai dari pemantauan berkala, penguatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pembinaan Tim Tanggap Insiden Siber di daerah. Keamanan siber adalah tanggung jawab bersama, dan sinergi pusat serta daerah menjadi kunci keberhasilannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, TTIS memiliki peran penting dalam mengidentifikasi aset informasi, melakukan audit keamanan sistem, memperkuat pengendalian akses, menangani insiden siber, hingga memulihkan layanan pemerintahan agar tetap berjalan aman dan berkelanjutan.

10 Kabupaten/Kota NTB Terhubung Sistem Siber Nasional

Capaian ini menegaskan bahwa seluruh 10 pemerintah kabupaten/kota di NTB kini telah memiliki TTIS yang teregistrasi resmi dan terhubung dengan sistem keamanan siber nasional. Selain pengakuan formal, setiap tim juga mendapatkan pembinaan teknis, peningkatan kapasitas SDM, serta pendampingan berkelanjutan dari BSSN.

Prestasi ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan digital daerah. Dengan ekosistem keamanan siber yang telah terbentuk dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, NTB dinilai semakin siap menghadirkan layanan publik digital yang aman, andal, dan terpercaya, sekaligus memperkokoh fondasi Smart Government menuju NTB Makmur Mendunia.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

ITDC Kelola 1.545 Hektare Kawasan Pariwisata Strategis Nasional, Mandalika Jadi yang Terluas
ITDC Kembali Berstatus Persero, Siap Perkuat Mandalika dan Destinasi Pariwisata Kelas Dunia
Investasi Hijau Jepang Didorong Perkuat 8.000 Hektare Mangrove Sumbawa
Bupati Jarot Sambut Investasi Hijau Jepang, Dorong Sumbawa Jadi Pusat Ekonomi Karbon NTB
Bupati Jarot Lepas Kontingen PWI Sumbawa, 29 Atlet Wartawan Siap Berburu Medali di Porwada NTB 2026
BSSN Ungkap 5,5 Miliar Serangan Siber, UNRAM dan Wagub NTB Perkuat Pertahanan Data Digital
HMI Cabang Dompu Tantang Kapolda NTB Bongkar Dugaan Aset Mewah Oknum Resnarkoba Dompu, Minta Tim Khusus Turun Tangan
BSSN Ungkap Fakta Mengerikan: 5,5 Miliar Serangan Siber, Ancaman Digital Didominasi Human Error
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:04 WIB

NTB Pecah Rekor Nasional, 100 Persen Kabupaten/Kota Miliki Tim Keamanan Siber

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:18 WIB

ITDC Kelola 1.545 Hektare Kawasan Pariwisata Strategis Nasional, Mandalika Jadi yang Terluas

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:15 WIB

ITDC Kembali Berstatus Persero, Siap Perkuat Mandalika dan Destinasi Pariwisata Kelas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:45 WIB

Investasi Hijau Jepang Didorong Perkuat 8.000 Hektare Mangrove Sumbawa

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:11 WIB

Bupati Jarot Sambut Investasi Hijau Jepang, Dorong Sumbawa Jadi Pusat Ekonomi Karbon NTB

Berita Terbaru