Gubernur NTB Resmikan Perpustakaan BPSDM, Akurasi Data Jadi Kunci Pemberdayaan Desa

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, meresmikan fasilitas perpustakaan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Provinsi NTB, Senin (29/12). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pengembangan kompetensi aparatur sipil negara sekaligus memenuhi persyaratan akreditasi lembaga.

Acara peresmian ini sekaligus dirangkaikan dengan media gathering dan pengumuman capaian BPSDM NTB yang berhasil meraih akreditasi dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI. Dengan pencapaian ini, BPSDM NTB resmi ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II pada tahun 2026.

Dalam sesi dialog bersama perangkat daerah dan mitra Program Desa Berdaya, Gubernur menekankan pentingnya akurasi data sebagai fondasi utama perencanaan pembangunan. Ia menyoroti peran krusial verifikasi dan validasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca Juga :  Wakil Bupati Dompu Teriak di Forum Banggar DPR RI: Dana Transfer Harus Tepat Sasaran, Infrastruktur Dasar Tak Boleh Terabaikan

“Tugas utamanya adalah verifikasi dan validasi DTSEN karena akurasi dan marginnya masih cukup tinggi. Dari data yang valid, kita bisa memetakan tiga hal: masalah, potensi, dan aksi. Kita selesaikan masalahnya dulu, karena filosofinya tidak mungkin melakukan pemberdayaan tanpa perhitungan yang tepat,” tegas Gubernur.

Gubernur juga mengingatkan agar pendekatan pembangunan, terutama di tingkat desa, tidak diseragamkan. Menurutnya, setiap desa memiliki karakteristik dan tantangan berbeda sehingga memerlukan solusi yang spesifik.

“Setiap daerah membutuhkan pendekatan yang berbeda. Saya khawatir jika kita menggunakan pendekatan yang sama untuk semua desa, padahal permasalahannya berbeda-beda. Solusinya harus spesifik,” tambahnya.

Baca Juga :  Gubernur NTB Iqbal Ungkap Perampingan OPD Masih Panjang, Tegaskan Tak Ada ASN Non-Job

Untuk mengoptimalkan pelaksanaan Program Desa Berdaya, Gubernur memberikan sejumlah arahan strategis, termasuk Penguatan sinergi pendamping melalui penyamaan analisis dan pendekatan antara pendamping desa dan tim percepatan agar tidak terjadi tumpang tindih program. Perluasan kemitraan dengan sektor swasta dan organisasi nonpemerintah (NGO), memanfaatkan dukungan yang masih sangat besar.

Gubernur juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan otonomi penuh kepada mitra swasta dan NGO dalam urusan internal, termasuk kebebasan menentukan desa sasaran dan jenis kegiatan sesuai fokus masing-masing. Di sisi lain, ia menekankan pentingnya membangun rasa memiliki (ownership) pemerintah kabupaten/kota terhadap program yang dijalankan di wilayahnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru