BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat Gubernur Provinsi NTB bersama Kepala BKN RI berbincang dalam konsolidasi percepatan reformasi birokrasi berbasis sistem merit di Jakarta usai rapat.

Terlihat Gubernur Provinsi NTB bersama Kepala BKN RI berbincang dalam konsolidasi percepatan reformasi birokrasi berbasis sistem merit di Jakarta usai rapat.

SUMBAWAPOST.com | Jakarta- Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia memberikan dukungan terhadap langkah besar Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam melakukan perombakan Tata Kelola kelola Birokrasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan Visi NTB Makmur Mendunia. Reformasi ini menegaskan bahwa pengisian jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak lagi berbasis kedekatan, melainkan Kompetensi, integritas, Rekam jejak, Potensi, dan Kinerja.

Komitmen tersebut mengemuka dalam konsolidasi bersama BKN RI yang digelar di Kantor BKN, Jakarta, Rabu (1/7/2026). Pertemuan yang dipimpin Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, itu dihadiri jajaran pimpinan Pemerintah Provinsi NTB sebagai langkah mempercepat implementasi reformasi birokrasi melalui Manajemen Talenta berbasis sistem merit.

“Reformasi birokrasi harus dimulai dari reformasi tata kelola ASN. Jabatan bukanlah hak yang diberikan karena kedekatan, tetapi amanah yang harus dipercayakan kepada mereka yang memiliki kompetensi, integritas, rekam jejak, dan kinerja terbaik. Ketika orang yang tepat ditempatkan pada posisi yang tepat, birokrasi akan bergerak lebih cepat dan pelayanan kepada masyarakat akan semakin berkualitas,” tegas Gubernur Miq Iqbal.

Baca Juga :  KPU NTB Nggak Cuma Jago Hitung Suara, Tapi Juga Jago Nahan Nafsu-Rp19,16 Miliar Sisa Pilgub Dibalikin ke Pemprov

Gubernur menegaskan bahwa kualitas birokrasi menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, reformasi ASN menjadi agenda prioritas Pemerintah Provinsi NTB untuk memastikan seluruh perangkat daerah diperkuat oleh sumber daya manusia yang profesional, adaptif terhadap perubahan, dan mampu bekerja efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Kebijakan tersebut diwujudkan melalui penerapan Manajemen Talenta, yakni sistem pengelolaan ASN yang menempatkan Kompetensi, Potensi, rekam jejak, serta capaian kinerja sebagai dasar utama dalam pengembangan karier, promosi, mutasi, dan pengisian jabatan. Dengan sistem ini, setiap keputusan kepegawaian dilakukan secara objektif, terukur, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip sistem merit.

Bagi Pemerintah Provinsi NTB, reformasi ini tidak hanya sebatas pembenahan administrasi kepegawaian, tetapi juga diarahkan untuk menghadirkan birokrasi yang lebih lincah, inovatif, adaptif, serta mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berkualitas. Setiap ASN pun memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kemampuan dan prestasi kerja.

Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, menyambut baik langkah tersebut dan menegaskan dukungan penuh BKN dalam mempercepat implementasi Manajemen Talenta di daerah.

Baca Juga :  Tanam 500 Pohon di Meninting, Gubernur NTB Ingatkan Bahaya Kerusakan Hutan bagi Ekonomi dan Masa Depan Anak Cucu

“Penguatan sistem merit menjadi kunci dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin dinamis,” ujar Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakrulloh.

Konsolidasi ini sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah pusat melalui BKN dan Pemerintah Provinsi NTB dalam mengawal transformasi manajemen ASN agar berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta praktik terbaik pengelolaan birokrasi nasional.

Dengan dukungan BKN, reformasi tata kelola ASN di NTB diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Jabatan strategis yang diisi aparatur berkompeten diyakini akan mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan efektivitas program pembangunan, dan menghadirkan pelayanan yang semakin profesional.

Reformasi ini menjadi fondasi penting bagi Pemerintah Provinsi NTB dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan berdaya saing, sekaligus mempercepat transformasi menuju pelayanan publik yang berkualitas sebagai bagian dari visi NTB Makmur Mendunia.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Desa Bilebante Jadi Harapan Lombok Tengah, Siap Rebut Gelar Desa Berprestasi NTB 2026
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru