Gubernur NTB Iqbal Ungkap Perampingan OPD Masih Panjang, Tegaskan Tak Ada ASN Non-Job

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, angkat bicara terkait isu perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov NTB. Ia menegaskan bahwa proses penyederhanaan struktur birokrasi tersebut masih dalam tahap awal dan akan melalui tahapan panjang sebelum benar-benar terlaksana.

“Soal perampingan OPD, prosesnya masih lama. Saat ini kita baru mengajukan Perda. Kita tidak tahu hasil akhirnya seperti apa di DPRD. Setelah itu, kita juga harus minta izin dari Kementerian Dalam Negeri, jadi prosesnya masih panjang,” ujar Gubernur Iqbal, Rabu (16/4).

Baca Juga :  KPU NTB Tak Pilih Kasih: ASN Berprestasi Dapat Apresiasi, Purna Tugas Dapat Penghormatan

Ia pun memastikan bahwa tidak ada ASN yang akan kehilangan peran atau disebut “non-job” dalam proses ini. Menurutnya, peralihan ke jabatan fungsional merupakan pilihan yang tetap menjamin peran aktif para pegawai negeri.

“Masuk ke fungsional itu pilihan. Tidak ada yang non-job,” tegasnya.

Sementara itu, terkait potensi penggabungan sejumlah OPD, Pemprov NTB saat ini masih mempertahankan skema Pelaksana Tugas (Plt) di sejumlah jabatan. Bedanya, jika sebelumnya posisi Plt banyak diisi oleh pejabat eselon tiga, kini digeser menjadi pejabat eselon dua sesuai ketentuan nasional.

Baca Juga :  HUT RI ke-80 di NTB: Olahraga Tradisional, Seni, dan Parade Budaya, Semua Gaspol demi Persatuan

“Kalau kemarin PLT-nya eselon tiga, sekarang PLT-nya eselon dua. Itu memang lebih efektif dan sesuai aturan nasional yang memprioritaskan eselon dua untuk posisi Plt,” jelasnya.

Pernyataan Gubernur ini menjadi penegasan bahwa proses reformasi birokrasi di NTB akan dijalankan secara hati-hati, bertahap, dan sesuai regulasi. Pemerintah daerah pun berkomitmen memastikan stabilitas birokrasi tetap terjaga di tengah dinamika penataan kelembagaan.

 

Berita Terkait

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
NTBCare Tepis Isu Rp31 Miliar, Direktur Tegaskan Kami Bukan Pengelola Uang, Itu Hoaks Kelas Sampah
BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:24 WIB

Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung

Berita Terbaru