DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPKP Provinsi NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah, menerima kunjungan kerja Tim Kementerian Hukum RI Kantor Wilayah NTB dalam rangka pemantauan dan pengawasan pelaksanaan perlindungan Indikasi Geografis (IG) Kangkung Lombok di Kantor DPKP Provinsi NTB.

Kepala DPKP Provinsi NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah, menerima kunjungan kerja Tim Kementerian Hukum RI Kantor Wilayah NTB dalam rangka pemantauan dan pengawasan pelaksanaan perlindungan Indikasi Geografis (IG) Kangkung Lombok di Kantor DPKP Provinsi NTB.

SUMBAWAPOST.com|™ Mataram- Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah B., SP., MM, menyampaikan bahwa Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat menerima kunjungan kerja tim Kementerian Hukum Republik Indonesia Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat dalam rangka pemantauan dan pengawasan pelaksanaan perlindungan Indikasi Geografis (IG) Kangkung Lombok yang telah resmi terdaftar.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala DPKP Provinsi NTB didampingi Sekretaris Dinas di ruang rapat Kepala Dinas, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat implementasi perlindungan Indikasi Geografis sekaligus memastikan status hukum tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi petani, pelaku usaha, dan masyarakat di kawasan penghasil Kangkung Lombok.

Baca Juga :  Kapolresta Mataram Terjun Tanam Jagung di Kebun Pesantren: Sepatu Dinas Basah Demi Swasembada Jagung

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai strategi penguatan pengawasan terhadap produk berindikasi geografis agar kualitas, keaslian, dan reputasi produk tetap terjaga.

“Perlindungan Indikasi Geografis menjadi instrumen penting untuk menjaga kualitas, keaslian, dan reputasi Kangkung Lombok sekaligus memberikan nilai tambah bagi petani, pelaku usaha, dan masyarakat di kawasan penghasil,” ujar Kepala DPKP Provinsi NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah B., SP., MM, dalam keterangan yang diterima media ini. Kamis (2/7/2026).

Baca Juga :  Pulang Dari Ladang, Gadis Cantik di Sumbawa Hilang Terseret Banjir

Selain itu, dibahas pula potensi pengembangan komoditas unggulan NTB lainnya yang memiliki karakteristik khas Daerah untuk memperoleh perlindungan kekayaan intelektual melalui skema Indikasi Geografis.

Perlindungan Indikasi Geografis dinilai menjadi instrumen penting dalam meningkatkan daya saing produk pertanian, memperkuat identitas produk lokal, serta memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi petani dan pelaku usaha.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Desa Bilebante Jadi Harapan Lombok Tengah, Siap Rebut Gelar Desa Berprestasi NTB 2026
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru