Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI NTB, Sejumlah wartawan senior, dewan juri, dan mitra PWI NTB menghadiri pengumuman pemenang lomba karya jurnalistik dan fotografi Porwada PWI NTB 2026 di Mataram

Ketua PWI NTB, Sejumlah wartawan senior, dewan juri, dan mitra PWI NTB menghadiri pengumuman pemenang lomba karya jurnalistik dan fotografi Porwada PWI NTB 2026 di Mataram

SUMBAWAPOST.com | Mataram-Setelah seluruh cabang olahraga tuntas digelar dan para juara berhasil ditetapkan, satu pengumuman yang paling dinantikan akhirnya menjadi penutup rangkaian Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) PWI NTB 2026. Panitia resmi mengumumkan pemenang lomba karya jurnalistik dan fotografi pada Kamis (2/7/2026) di Mataram.

Berbeda dengan cabang olahraga yang mengandalkan skor dan catatan waktu, lomba karya jurnalistik dan fotografi menitikberatkan pada kreativitas, kedalaman liputan, ketajaman analisis, serta kemampuan menangkap momen sebagai karya yang bernilai cerita.

Pengumuman ini sekaligus menjadi penutup resmi Porwada NTB 2026, serta menjadi motivasi bagi para wartawan NTB untuk terus meningkatkan kualitas karya menuju ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Lampung 2027.

Foto bersama kontingen PWI, pengurus PWI NTB, anggota, undangan, mitra, dan Pemprov NTB pada Porwada PWI NTB 2026 di Mataram.
bersama kontingen PWI, pengurus PWI NTB, anggota, undangan, mitra, serta perwakilan Pemerintah Provinsi NTB usai kegiatan Porwada PWI NTB 2026 di Mataram.

Koordinator Lomba Jurnalistik dan Fotografi Porwada, H. Rudi Hidayat, menegaskan bahwa seluruh proses penilaian dilakukan secara profesional dengan melibatkan dewan juri yang memiliki pengalaman dan rekam jejak kuat di bidang jurnalistik maupun fotografi.

“Masukan dari para juri jelas, jangan cepat puas dengan hasil ini. Ini baru titik awal. Sebelum menuju Porwanas, kemampuan harus terus diasah agar kualitas karya semakin matang dan mampu bersaing di level nasional,” ujar H. Rudi.

Ia juga menjelaskan, antusiasme peserta cukup tinggi, dengan total 17 wartawan mengikuti kategori karya jurnalistik dan lima wartawan pada kategori fotografi.

Baca Juga :  Pulau Sumbawa Darurat Hutan Kritis, Banjir Bima-Dompu Berulang, DPRD NTB Soroti Dana TP Rp52 Miliar

Pada kategori jurnalistik, dewan juri terdiri dari Nurdin Rangga Barani (mantan wartawan MBM Sinar), Akdiansyah S.H.I (anggota DPRD NTB), serta Bambang Mei Finarwanto (Direktur M16).

Sementara itu, kategori fotografi dinilai oleh Ferry Gunawan (fotografer profesional), H. Boy Mashudi (wartawan senior sekaligus Ketua JMSI NTB), serta Ustaz Suaeb Qury (Komisioner KIP NTB, penulis, dan Ketua Infokomdigi MUI NTB).

Salah satu dewan juri jurnalistik, Bambang Mei Finarwanto, menegaskan bahwa kualitas karya jurnalistik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menulis, tetapi juga keberanian dalam menggali fakta dan menghadirkan sudut pandang yang kuat.

“Jurnalisme yang baik tidak berhenti pada peristiwa. Ia harus mampu menghadirkan konteks, kedalaman, dan memberi pengalaman kepada pembaca untuk memahami sesuatu secara utuh. Kompetisi seperti ini menjadi ruang latihan yang penting bagi wartawan,” katanya.

Pada cabang karya jurnalistik, peserta bersaing dalam lima kategori, yakni TV Porwada, Feature Porwada, Feature Wisata Loang Balok, Feature Olahraga, dan Medsos Porwada.

Sedangkan pada kategori fotografi, lomba mempertandingkan tema Pembukaan Porwada, Wisata Loang Balok, Pemprov NTB, Grand Final Porwada, dan Ekonomi NTB.

Baca Juga :  NTB Dilirik Tiongkok, Wagub Umi Dinda Siapkan Karpet Merah Investor

Penilaian karya jurnalistik dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari kesesuaian tema dan judul, orisinalitas ide, kedalaman liputan, penggunaan bahasa sesuai kaidah EYD, gaya penulisan, struktur kalimat, hingga kualitas penyajian karya.

Sementara itu, pada kategori fotografi, dewan juri menilai relevansi tema, ketajaman visual, pemilihan angle, serta kekuatan komposisi foto.

Fotografer profesional Ferry Gunawan menegaskan bahwa foto jurnalistik harus mampu menyampaikan pesan yang kuat kepada publik.

“Foto yang baik adalah foto yang berbicara. Sekali dilihat, publik bisa menangkap emosi, suasana, dan pesan yang ingin disampaikan,” ujarnya.

Daftar Pemenang Lomba Karya Jurnalistik Porwada PWI NTB 2026

TV Porwada

Juara I: Aris Munandar

Juara II: Yoni Ariadi

Feature Porwada

Juara I: Lalu Habib

Juara II: Fajar

Feature Olahraga

Juara I: Saudi

Juara II: Khaeruddin

Feature Wisata

Juara I: M. Nasrullah

Medsos Porwada

Juara I: Ratna Dewi

Daftar Pemenang Lomba Fotografi Porwada 2026

Kategori Pembukaan Porwada

Juara I: M. Awal

Juara II: Wira Surya

Juara III: Saptono Yudi

Kategori Grand Final Porwada

Juara I: Randy

Juara II: Khaeruddin

Kategori Wisata Loang Balok (Eksibisi)

Juara I: KHM Nasuhi

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Desa Bilebante Jadi Harapan Lombok Tengah, Siap Rebut Gelar Desa Berprestasi NTB 2026
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru