SUMBAWAPOST.com | Mataram- Nusa Tenggara Barat kembali dipercaya menjadi panggung internasional. Pada tahun 2026 mendatang, NTB akan menjadi tuan rumah ajang International Youth Tourism Ambassador (IYTA) 2026, sebuah kegiatan yang mempertemukan generasi muda dari berbagai negara untuk mempromosikan pariwisata, seni, dan budaya secara berkelanjutan.
Persiapan pelaksanaan ajang internasional tersebut menjadi salah satu agenda yang dibahas saat Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, menerima audiensi pengurus Duta Remaja Pariwisata Indonesia (DRPI) dan LKP Seni Mahardika NTB di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Rabu (3/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Gubernur NTB didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia. Turut hadir Founder DRPI dan International Youth Tourism Ambassador, I Gusti Nyoman Ardika Putra.
Pada kesempatan itu, Ardika menjelaskan bahwa tahun 2026 merupakan tahun kedelapan penyelenggaraan Duta Remaja Pariwisata Indonesia dan tahun kelima pelaksanaan ajang internasional IYTA.
Setelah sebelumnya diselenggarakan di sejumlah negara, NTB kembali dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan yang mempertemukan generasi muda dari berbagai belahan dunia untuk mempromosikan seni, budaya, dan pariwisata.
“Tujuan utama kami adalah mempromosikan seni, budaya, dan pariwisata secara berkelanjutan. Saat ini sudah ada enam negara yang terkonfirmasi hadir, sementara beberapa negara lainnya masih dalam proses finalisasi,” ujar Ardika.
Menurutnya, IYTA bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah pengembangan kapasitas generasi muda melalui penguatan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, diplomasi budaya, serta penguasaan bahasa asing.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta didorong menjadi agen promosi daerah sekaligus jembatan kerja sama lintas budaya di tingkat internasional.
Selain memperkenalkan program IYTA, Ardika juga memaparkan peran LKP Seni Mahardika NTB sebagai lembaga pendidikan nonformal yang bergerak di bidang seni, budaya, dan pariwisata.
Lembaga tersebut hadir sebagai ruang pembinaan bagi generasi muda NTB agar memiliki keterampilan, karakter, dan daya saing yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja maupun industri kreatif.
Ia menambahkan, peserta yang tergabung dalam DRPI selama ini aktif terlibat dalam berbagai kegiatan promosi daerah melalui media massa, platform digital, hingga forum nasional dan internasional.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas eksposur potensi daerah sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menyampaikan apresiasi atas konsistensi DRPI dalam membina generasi muda sekaligus memperkenalkan NTB di tingkat nasional maupun global.
Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi NTB dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat internasional tanpa meninggalkan identitas budaya daerah.
“Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak muda kita mendapatkan ruang untuk berkembang, meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta wawasan global tanpa melupakan identitas budaya daerah,” ujarnya.
Wagub menilai IYTA merupakan sarana strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi pariwisata NTB kepada masyarakat dunia.
Selain menjadi media promosi daerah, kegiatan tersebut juga membuka peluang bagi generasi muda NTB untuk membangun jejaring internasional dan memperluas pengalaman lintas budaya.
Ia juga mendorong LKP Seni Mahardika untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan agar semakin banyak anak muda NTB dapat mengakses program peningkatan kompetensi dan pengembangan keterampilan.
“Banyak program pelatihan dan pengembangan keterampilan yang dapat dimanfaatkan, baik yang berkaitan dengan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, maupun peluang kerja di tingkat nasional dan internasional. Ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.
Menurut Wagub, Pemerintah Provinsi NTB akan terus membuka ruang kolaborasi bagi berbagai inisiatif positif yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat promosi daerah.
Dukungan terhadap kegiatan seperti IYTA menjadi bagian dari upaya membangun citra NTB sebagai daerah yang ramah investasi, kaya budaya, serta memiliki generasi muda yang kreatif dan berdaya saing.
Ajang IYTA 2026 dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang di NTB dan akan diikuti peserta dari berbagai negara di kawasan Asia dan Afrika, serta delegasi dari sejumlah provinsi di Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, NTB diharapkan tidak hanya semakin dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga sebagai pusat lahirnya generasi muda yang inovatif, berprestasi, dan mampu menjadi duta budaya Indonesia di panggung global.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










