SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal, bersama Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri atau yang akrab disapa Umi Dinda, melaksanakan pembayaran zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) NTB. Kegiatan ini berlangsung di Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB.
“Bersama Gubernur NTB, Bapak Lalu Muhammad Iqbal, kami melaksanakan pembayaran zakat melalui Baznas NTB,” ujar Wakil Gubernur NTB, Umi Dinda, dalam kesempatan tersebut. Kamis 20 Maret 2025.
Pembayaran zakat ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mendorong masyarakat untuk menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengentasan kemiskinan. Baznas NTB sebagai lembaga resmi pengelola zakat diharapkan dapat menyalurkan dana zakat tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan secara transparan dan tepat sasaran.
Dalam acara NTB Berzakat tersebut, ribuan warga menerima bantuan zakat dengan nominal yang tidak sedikit.
Gubernur NTB, Miq Iqbal, menegaskan bahwa zakat bukan sekadar ibadah, “melainkan juga senjata ampuh dalam pengentasan kemiskinan,”ungkapnya.
Dana zakat yang berhasil dihimpun langsung disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, mulai dari pegawai tidak tetap, mualaf, mahasiswa, guru TPQ, hingga pelaku usaha kecil.
Berikut daftar bantuan yang telah disalurkan:
1. Santunan Pegawai Tidak Tetap (PTT): Rp 300.000 per orang
2. Bantuan untuk mualaf: Rp 3.000.000 per orang
3.Dana penelitian mahasiswa:Rp 1.000.000 untuk mahasiswa S1. Rp 2.000.000 untuk mahasiswa S2. Rp 3.000.000 untuk mahasiswa S3
4. Insentif guru TPQ: Rp 2.000.000 – Rp 3.000.000
5. Bantuan usaha produktif BAZNAS: Rp 8.000.000 + gerobak usaha
Gubernur menegaskan bahwa program ini akan terus berlanjut agar manfaat zakat semakin luas dan berdampak signifikan bagi perekonomian masyarakat. “Kami ingin NTB menjadi contoh nasional dalam pemanfaatan zakat untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Dengan semakin banyaknya pihak yang berkontribusi dalam NTB Berzakat, harapan untuk mengentaskan kemiskinan di daerah ini semakin nyata.










