Duel Terbuka di PPP NTB: Tiga DPC Ancam Lapor ke Kejati, Muzihir Balas Siap Pidanakan Pencemaran Nama Baik

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPW PPP NTB H. Muzihir menegaskan kesiapan menghadapi laporan hukum terkait dugaan dana Banpol PPP NTB.

Ketua DPW PPP NTB H. Muzihir menegaskan kesiapan menghadapi laporan hukum terkait dugaan dana Banpol PPP NTB.

SUMBAWAPOST.com | Mataram-Polemik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali memanas. Ketua DPW PPP NTB H. Muzihir menegaskan tidak gentar dengan rencana pelaporan dirinya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB oleh tiga Ketua DPC PPP.

Menanggapi rencana laporan tersebut, Muzihir menyatakan siap menghadapi proses hukum dan mempersilakan pihak yang menudingnya untuk melapor.

“Silahkan saja. Yang jelas saya laksanakan selama lima tahun ini sudah transparan. Silahkan diaudit, silahkan dilihat. Terus uang saksi yang dikatakan tiga orang itu dia juga menerima dan uang itu transparan,” tegas Muzihir. Jum’at (6/2/2026).

Ia juga mengingatkan bahwa apabila tuduhan tersebut tidak terbukti, dirinya akan mengambil langkah hukum balik.

“Tapi ingat disaat dia laporkan saya, kalau dia tidak terbukti saya laporkan balik dia. Pencemaran nama baik. Saya siap. Silakan dilaporkan, jadi dia harus siap kalau saya tidak terbukti jadi siap saya lapor balik. Jadi jangan main-main,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua ‘Pendekar’ DPRD NTB Terpeleset Dana Siluman: Resmi Tersangka, Langsung Check-In di Lapas Berbeda

Menurut Muzihir, pengelolaan dana partai selama kepemimpinannya telah dilakukan secara terbuka dan diaudit secara rutin.

“Yang jelas saya sudah menjalankan partai ini dengan sangat transparan. Kan setiap tahun uang itu sudah diaudit oleh BPK. Silahkan kalau dia berani laporkan saya. Jangan salahkan juga saya laporkan balik,” tegasnya.

Sebelumnya, tiga Ketua DPC PPP yang tidak mengakui Surat Keputusan (SK) DPW PPP NTB berencana melaporkan Muzihir ke Kejati NTB.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyelewengan dana hibah bantuan partai politik (Banpol) serta dana saksi Pemilu 2024.

Baca Juga :  Pilih Wisma Buat Sembunyi, Eh Malah Jadi Tempat ‘Check-in’ Terakhir Sebelum Nginap di Sel Polres Dompu

Ketua DPC PPP Kabupaten Lombok Utara (KLU), Narsudin, menyatakan pihaknya bersama Ketua DPC PPP KSB dan Kota Bima akan melayangkan laporan resmi.
“Karena kami duga selama lima tahun ini tidak pernah dipergunakan sebagaimana yang diusulkan dalam proposal,” kata Narsudin, Kamis (5/2).

Selain Banpol, pihaknya juga menyoroti dana saksi partai pada Pemilu 2024.
“Saya bersama ketua DPC PPP yang lain. Yaitu ketua DPC KSB dan Kota Bima,” ujarnya.

Narsudin juga menilai kepemimpinan Muzihir selama lima tahun terakhir tidak berhasil meningkatkan perolehan suara partai.

“Jadi suara PPP NTB turun jauh dibanding Pemilu 2019 saat dipimpin oleh ibu Hj Wartiah. Dari sini kami anggap gagal,” cetusnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Tanah Wakaf Kuripan Kembali Memanas, Eksekusi 2026 Dipersoalkan, Justice Law Firm Angkat Bicara
Gubernur NTT Puji Gerak Cepat Gubernur NTB Iqbal Bantu Korban Gempa Flores
UMKM KSB Mau Naik Kelas, Komisi II DPRD Cari ‘Resep’ ke Diskop UKM NTB
Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI
Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani
2.494 Warga Sumbawa Tercatat Alami Gangguan Jiwa, Bupati Jarot Dorong Rumah Singgah ODGJ
Gubernur NTB Blusukan ke Pengungsian Korban Gempa NTT, Bawa Cokelat untuk Anak-Anak
Saat NTT Diguncang Gempa, Gubernur NTB Turun Langsung: Kami Datang Sebagai Saudara
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Tanah Wakaf Kuripan Kembali Memanas, Eksekusi 2026 Dipersoalkan, Justice Law Firm Angkat Bicara

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Gubernur NTT Puji Gerak Cepat Gubernur NTB Iqbal Bantu Korban Gempa Flores

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:30 WIB

UMKM KSB Mau Naik Kelas, Komisi II DPRD Cari ‘Resep’ ke Diskop UKM NTB

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani

Berita Terbaru