Direktur NDI Abdul Majid Desak Kejati NTB Usut Tuntas Kasus Korupsi NCC

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 9 Januari 2025 - 00:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Direktur Nusa Tenggara Development Institute (NDI), Abdul Majid, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB), untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dalam proyek pemanfaatan lahan NTB Convention Center (NCC). Abdul Majid juga meminta agar semua pihak yang terlibat segera dipanggil dan diperiksa demi keadilan.

Desakan ini muncul setelah Kejati NTB berhasil menangkap tersangka berinisial DS di Kota Denpasar, Bali, pada Selasa (7/1/2025) sore. DS diduga terlibat dalam kasus korupsi yang menyebabkan mangkraknya proyek pembangunan NCC di Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Proyek yang Mangkrak Sejak 2013
Pembangunan NCC, yang direncanakan berdiri di atas lahan seluas 3,2 hektare di Jalan Bung Karno, Kota Mataram, hingga kini tak kunjung terealisasi. Lahan tersebut masih kosong, meski proyek ini telah direncanakan sejak era Gubernur NTB TGB M. Zainul Majdi pada tahun 2013.

Pada April 2013, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB menunjuk PT Lombok Plaza sebagai pemenang tender proyek pembangunan NCC senilai Rp360 miliar, mengalahkan PT Blitz Property dari Jakarta. Namun, kerja sama ini tidak membuahkan hasil hingga berujung pada dugaan penyelewengan anggaran.

Baca Juga :  Dari Anak Panah ke Barang Haram, Deretan Pelaku Kejahatan Tak Berkutik di Hadapan Polres Dompu

Sejarah Panjang Pembangunan NCC

Proyek NCC awalnya dipercayakan kepada PT Indosinga Invetama Lombok pada tahun 2010, melalui penandatanganan kesepahaman antara Pemprov NTB dan Direktur Utama PT Indosinga, Lim Chong Siong. Namun, proyek senilai Rp384 miliar ini terhenti setelah pemilik PT Indosinga meninggal dunia.

Pada 2012, Pemprov NTB kembali menggelar seleksi untuk mencari investor baru. Hasilnya, dua perusahaan, yaitu PT Lombok Plaza dan PT Blitz Property, diajukan untuk mengelola lahan tersebut dengan skema bangun guna serah (BOT) selama 30 tahun. Namun, hingga kini tidak ada pembangunan yang terealisasi.

NTB dan Potensi MICE yang Terancam

Mangkraknya proyek NCC menjadi pukulan besar bagi NTB, yang gencar mempromosikan diri sebagai destinasi wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). Abdul Majid menegaskan, keterlambatan ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pengembangan sektor pariwisata NTB.

Baca Juga :  Godaannya Bukan Cewek, Tapi Tabung Gas: Dua Pemuda Dena Bima Tergelincir ke Pelukan Polisi

“Kami meminta Kejati NTB untuk mengusut tuntas siapa saja yang terlibat dalam kasus ini. Tidak hanya pelaku lapangan, tetapi juga pihak-pihak yang berada di balik kebijakan proyek ini,” ujar Abdul Majid. Kamis (9/01/2025)

Panggilan untuk Transparansi
Kasus ini menambah daftar panjang proyek mangkrak yang diduga melibatkan korupsi di NTB. Masyarakat kini menunggu langkah tegas dari Kejati NTB untuk menegakkan hukum dan memastikan tidak ada celah bagi para pelaku korupsi. Abdul Majid juga menyerukan transparansi dalam penanganan kasus ini agar kepercayaan publik dapat kembali terbangun.

“Kejati NTB diharapkan segera memeriksa semua pihak terkait dan memberikan sanksi hukum yang setimpal kepada pelaku korupsi. Sementara itu, Pemprov NTB diminta belajar dari kasus ini untuk lebih hati-hati dalam menentukan mitra kerja sama ke depan,”pesannya.

Berita Terkait

NTB Jadi Provinsi Pertama Terapkan SPM Terintegrasi, Umi Dinda Soroti Ego Sektoral
Dari Mandalika ke Panggung Dunia, Marshal NTB Kini Dipercaya di Sepang dan Formula E
Haul ke-3 TGH Lalu Muh. Thahir Badri, Pemprov NTB Tegaskan Pesantren Benteng Spiritual dan Moral Masyarakat
Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB, Iqbal: Perkuat Pertahanan dan Ekonomi Daerah
Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB
400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya
KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap
MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:20 WIB

NTB Jadi Provinsi Pertama Terapkan SPM Terintegrasi, Umi Dinda Soroti Ego Sektoral

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Dari Mandalika ke Panggung Dunia, Marshal NTB Kini Dipercaya di Sepang dan Formula E

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Haul ke-3 TGH Lalu Muh. Thahir Badri, Pemprov NTB Tegaskan Pesantren Benteng Spiritual dan Moral Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB, Iqbal: Perkuat Pertahanan dan Ekonomi Daerah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB

Berita Terbaru