SUMBAWAPOST.com | Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempercepat berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Langkah ini ditegaskan melalui keikutsertaan jajaran strategis daerah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan PON XXII di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Kepala Bappeda NTB, Baiq Nelly Yuniarti, bersama Kepala Dinas PUPRPKP NTB, Lalu Kusuma Wijaya, Ketua KONI NTB dan juga anggota DPR RI Mori Hanafi hadir langsung dalam rakor tersebut sebagai bagian dari upaya mematangkan kesiapan NTB sebagai tuan rumah.
NTB sendiri telah resmi dipercaya menggelar 30 cabang olahraga dari total 69 cabang yang akan dipertandingkan pada PON 2028. Tanggung jawab ini tidak hanya menyangkut kesiapan teknis pelaksanaan, tetapi juga menyangkut kualitas pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
“Sinkronisasi perencanaan dan pembangunan menjadi kunci, serta memastikan setiap venue memberikan manfaat jangka panjang (legacy) bagi NTB,” ujar Baiq Nelly Yuniarti, dalam keterangan yang diterima media ini, Selasa (5/5/2026).
Ia menegaskan bahwa pembangunan sarana dan prasarana olahraga tidak boleh berhenti pada kebutuhan event semata, melainkan harus mampu memberikan dampak ekonomi serta manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Menurutnya, konsep legacy menjadi fokus utama dalam setiap perencanaan, sehingga fasilitas yang dibangun tetap produktif dan bermanfaat setelah PON usai digelar.
Melalui kolaborasi lintas sektor dan wilayah, termasuk bersama KONI Pusat serta daerah tuan rumah lainnya, NTB kini terus berakselerasi menyiapkan venue, peralatan, serta berbagai dukungan teknis lainnya.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi besar untuk memastikan penyelenggaraan PON XXII berjalan sukses, sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah event olahraga berskala nasional.
Dengan persiapan yang terus dikebut, NTB optimistis mampu menyambut atlet-atlet terbaik Indonesia dengan kesiapan maksimal serta semangat juang tinggi, tanpa hanya menjadi tuan rumah seremonial, tetapi juga meninggalkan warisan pembangunan jangka panjang.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










