NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda NTB Baiq Nelly Yuniarti bersama jajaran Pemprov NTB dan Ikut dihadiri Ketua KONI NTB dan juga Anggota DPR RI Mori Hanafi saat menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan PON 2028 di Jakarta.

Kepala Bappeda NTB Baiq Nelly Yuniarti bersama jajaran Pemprov NTB dan Ikut dihadiri Ketua KONI NTB dan juga Anggota DPR RI Mori Hanafi saat menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan PON 2028 di Jakarta.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempercepat berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Langkah ini ditegaskan melalui keikutsertaan jajaran strategis daerah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan PON XXII di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Kepala Bappeda NTB, Baiq Nelly Yuniarti, bersama Kepala Dinas PUPRPKP NTB, Lalu Kusuma Wijaya, Ketua  KONI NTB dan juga anggota DPR RI Mori Hanafi hadir langsung dalam rakor tersebut sebagai bagian dari upaya mematangkan kesiapan NTB sebagai tuan rumah.

NTB sendiri telah resmi dipercaya menggelar 30 cabang olahraga dari total 69 cabang yang akan dipertandingkan pada PON 2028. Tanggung jawab ini tidak hanya menyangkut kesiapan teknis pelaksanaan, tetapi juga menyangkut kualitas pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Mori Hanafi Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Kota Bima, Dorong Kesadaran Berbangsa dan Bernegara

“Sinkronisasi perencanaan dan pembangunan menjadi kunci, serta memastikan setiap venue memberikan manfaat jangka panjang (legacy) bagi NTB,” ujar Baiq Nelly Yuniarti, dalam keterangan yang diterima media ini, Selasa (5/5/2026).

Ia menegaskan bahwa pembangunan sarana dan prasarana olahraga tidak boleh berhenti pada kebutuhan event semata, melainkan harus mampu memberikan dampak ekonomi serta manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Menurutnya, konsep legacy menjadi fokus utama dalam setiap perencanaan, sehingga fasilitas yang dibangun tetap produktif dan bermanfaat setelah PON usai digelar.

Baca Juga :  Qatar Bidik Potensi NTB, Mandalika hingga Bandar Kayangan Jadi Incaran

Melalui kolaborasi lintas sektor dan wilayah, termasuk bersama KONI Pusat serta daerah tuan rumah lainnya, NTB kini terus berakselerasi menyiapkan venue, peralatan, serta berbagai dukungan teknis lainnya.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi besar untuk memastikan penyelenggaraan PON XXII berjalan sukses, sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah event olahraga berskala nasional.

Dengan persiapan yang terus dikebut, NTB optimistis mampu menyambut atlet-atlet terbaik Indonesia dengan kesiapan maksimal serta semangat juang tinggi, tanpa hanya menjadi tuan rumah seremonial, tetapi juga meninggalkan warisan pembangunan jangka panjang.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru