Gagal Capai Target Pajak? Kata Wagub NTB, Mungkin Petugasnya Kurang Senyum dan Kebanyakan Masalah Pribadi

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Indah Damayanti Putri, S.E., M.IP, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pembina Samsat tingkat Provinsi NTB Tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Lombok Astoria, Mataram, Senin (23/06).

Rakor ini difokuskan pada peningkatan kualitas layanan kesamsatan guna mengoptimalkan berbagai sumber penerimaan daerah seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Opsen PKB dan BBNKB, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Dalam sambutannya, Wagub NTB yang akrab disapa Umi Dinda menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap permasalahan dan catatan tahun-tahun sebelumnya. Ia menyebut bahwa kolaborasi antar pihak menjadi kunci dalam mencari solusi bersama.

“Saya percaya bahwa 10 kabupaten/kota pada setiap tahunnya memiliki target yang tentunya dalam memenuhi sejumlah target tersebut terdapat berbagai hambatan. Tentunya hambatan tersebut harus kita bedah bersama,” tegas Wagub.

Baca Juga :  Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Lebih lanjut, Umi Dinda menyoroti bahwa kualitas pelayanan menjadi faktor utama untuk mencapai target penerimaan pajak.

“Pelayanan mungkin terdengar sederhana, namun diawali dari tutur kata, sikap, dan tingkah laku kita,” ujarnya.

Umi Dinda juga mengingatkan bahwa masyarakat yang membayar pajak sudah memahami kewajibannya, meskipun terkadang muncul rasa enggan. Oleh karena itu, ia meminta para petugas untuk tetap bersikap profesional dan tidak membawa masalah pribadi ke dalam tugas pelayanan.

“Saya dan Bapak Gubernur berharap besar atas pencapaian PKB ini karena kita perlu bersama masih menjadi presentasi yang cukup tinggi sebagai sumber pendapatan daerah kita,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa NTB masih sangat bergantung pada sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendukung pembangunan. Dalam arahannya, Wagub menyampaikan sejumlah fokus utama ke depan, yaitu:

Penyesuaian terhadap Kantor Bersama Samsat di 10 kabupaten/kota;

Baca Juga :  Gedung Baru DPRD NTB Terancam Molor, Bisa 2029 Baru Ditempati, Mori Hanafi Ungkap Alasannya

Optimalisasi penerimaan pajak daerah melalui sinergi dan kerja sama tim Pembina Samsat;

Penyusunan kebijakan pro-rakyat seperti keringanan atau pembebasan pajak kendaraan dan BBNKB, serta pemberian penghargaan bagi wajib pajak yang taat;

Peningkatan layanan melalui intensifikasi pemungutan, termasuk pembentukan Samsat Desa Berdaya melalui BUMDes di seluruh kabupaten/kota.

Lebih lanjut Wagub Umi Dinda menjelaskan bahwa pembentukan Samsat Desa Berdaya merupakan bagian dari visi-misi Pemprov NTB untuk memberdayakan desa dan menjadikan potensi lokal sebagai sumber pendapatan desa, dengan dukungan tim terpadu dalam pemberian akreditasi.

Mengakhiri sambutannya, Wagub berharap pertemuan seperti ini tidak hanya dilakukan dalam skala besar, tetapi juga dalam forum-forum kecil yang lebih rutin.

“Agar kita memahami apa yang menjadi kekurangan dan kelemahan kita, dan tentunya bagi tempat-tempat yang mungkin sudah tercapai targetnya juga untuk dipertimbangkan untuk peningkatan target pada tahun-tahun selanjutnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari
Garnita NasDem NTB Tancap Gas, Ambil Bagian dalam Gerakan Nasional 1.500 Kakus Sekolah
Wagub NTB Sentil ASN Dinas Pertanian: Jangan Cuma Hadir di Absen, Hadirlah untuk Petani
HUT ke-15 Garnita NasDem NTB Tak Sekadar Tiup Lilin, 11 Kakus Sekolah Direstorasi
Tak Ada Niat Korupsi, Gubernur NTB Iqbal Ungkap Sistem Lemah yang Bisa Jerat Pejabat
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan

Kamis, 3 September 2026 - 17:53 WIB

Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut

Kamis, 3 September 2026 - 17:19 WIB

Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Garnita NasDem NTB Tancap Gas, Ambil Bagian dalam Gerakan Nasional 1.500 Kakus Sekolah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Muslim Bersama Jajaran Menerima Kunjungan Kerja Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku Utara untuk Mempelajari Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.

Pemerintahan

Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut

Kamis, 3 Sep 2026 - 17:53 WIB