Diduga Hamili Sang Pacar, Usai Dilantik Jadi Polisi Polres Bima Kota Bripda MF Ogah Bertanggung Jawab

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 27 Juni 2024 - 08:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_1026

oplus_1026

SUMBAWAPost, Mataram – Oknum anggota polisi yang bertugas di Polres Bima Kota Polisi Daerah Nusa Tenggara Barat (POLDA NTB) berpangkat Bribda dengan inisial MF dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda NTB, 13 Juni 2024.

Pasalnya, oknum polisi remaja berpangkat Bripda itu diduga menghamili kekasihnya saat terduga pelaku sebelum mengikuti pendidikan, hingga pulang pendidikan pihak keluarga korban meminta pertanggung jawaban sesuai surat perjanjian yang disepakati kedua bela pihak, akan tetapi Bribda MF menolak bertanggung jawab.

Parahnya, oknum MF diduga melakukan kekerasan dengan memaksa sang kekasih minum pil obat gugurkan kandungan.

Keluarga korban menyampaikan, Kami telah mengirimkan surat pengaduan kepada Propam Polda NTB berkaitan dengan kasus dugaan tindakan asusila dan pelanggaran kode etik Kepolisian

“Terkait dengan pelaporan oknum MF secara resmi kami sudah adukan. Dan telah diterima oleh petugas piket SPKT Propam Polda NTB. Dan hari ini kita kembali datang ke Polda NTB Untuk memenuhi pemanggilan saksi. Dan kita ajukan dua saksi dan sejumlah barang bukti,” ujar Pria yang akrab disapa Bang Billi saat ditemui di Mapolda NTB. Kamis 27 Juni 2024.

Baca Juga :  Gubernur NTB Laporkan Warga soal Penyebaran Nomor HP, Pengacara: Bukan Edukasi, Ini Kriminalisasi Aktivis

Menurutnya, kedatangan mereka ke Polda NTB untuk memberikan keterangan saksi dan sejumlah barang bukti terkait laporan yang di ajukan.

Dia menyebut, berbagai upaya mediasi telah dilakukan pihak keluarga, namun terlapor tidak mau bertanggungjawab atas perbuatannya.

“Kita sudah berupaya berkoordinasi secara baik-baik dengan Bripda MF dan pihak orang tuanya, bahkan sampai ke Polres Bima Kota, tetapi intinya tidak ada kejelasan, hingga kami selaku pihak keluarga korban mengadukan ke Pihak Polda NTB,” terangnya.

Oleh kerena itu, Sambung Bang Billi, selaku pihak keluarga pihaknya memilih jalur hukum sebagai bentuk memberi rasa keadilan terhadap korban.

Bang Bili juga menegaskan, Proses Hukum kami percayakan kepada pihak Kepolisian Polda NTB. Saya yakin bahwa Polda NTB mampu menangani masalah ini dengan baik.

Baca Juga :  Gubernur NTB Tuntaskan 'Utang' Bonus Atlet: Rp32 Miliar Cair, Janji Harus Ditepati

” Saya minta Kepada Bapak Kapolda NTB Agar Bripda MF dipecat dari statusnya sebagai anggota Polisi aktif yang masih bertugas di Polres Bima Kota,”tegasnya.

Sementara itu, Usai menjalani pemeriksaan, Korban NQ menyampaikan, perempuan mana yang tidak sakit hati, kondisi seperti ini baru dia Bripda MF lari dari tanggungjawab dan mengkhianati surat perjanjian yang telah dibuat dan ditandatangani oleh orang tua korban.

Menurut NQ, Kenapa harus mengambil langkah ini, sebelumnya keluarga saya sudah mengambil langkah secara baik-baik dengan membahasnya secara kekeluargaan. Namun dia tetap enggan mau untuk tanggung jawab.

“Sebagai korban saya hanya minta pertanggungjawaban. Tapi dia tetap tidak mau jadi persoalan ini saya minta diproses saja secara hukum biar saya mendapatkan keadilan. Dan saya minta Pihak Polda NTB dapat mengantensi laporan saya,” jelas NQ mengakhiri.

Berita Terkait

Puluhan Wartawan se-Pulau Sumbawa Ikuti OKK PWI, Kompetensi dan Etika Jurnalistik Diperkuat
Bawaslu NTB Jadi Tamu Pertama di Kantor Baru DPW PKB saat Konsolidasi Demokrasi
Bawaslu NTB Ingatkan PKB Siapkan Kepengurusan dan Kantor untuk Verifikasi Pemilu
PKB NTB dan Bawaslu Gelar Konsolidasi Demokrasi, Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu
Polda NTB Gerebek Dugaan Penimbunan Pertalite Subsidi di Lombok Timur, 1.734 Liter Disita
Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Tak Cukup Tumbuhkan Angka, Rakyat Harus Sejahtera
Sekda NTB Tegaskan Aset Daerah Bukan Milik Pribadi, Pemprov Siapkan Rencana Aksi
KPK Beri Peringatan ke Pemprov NTB: Saatnya Berbenah, Bukan Sekadar Rapat
Berita ini 746 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Puluhan Wartawan se-Pulau Sumbawa Ikuti OKK PWI, Kompetensi dan Etika Jurnalistik Diperkuat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Bawaslu NTB Jadi Tamu Pertama di Kantor Baru DPW PKB saat Konsolidasi Demokrasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Bawaslu NTB Ingatkan PKB Siapkan Kepengurusan dan Kantor untuk Verifikasi Pemilu

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:51 WIB

PKB NTB dan Bawaslu Gelar Konsolidasi Demokrasi, Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Polda NTB Gerebek Dugaan Penimbunan Pertalite Subsidi di Lombok Timur, 1.734 Liter Disita

Berita Terbaru