Desa Bilebante Jadi Harapan Lombok Tengah, Siap Rebut Gelar Desa Berprestasi NTB 2026

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang perempuan memperlihatkan produk makanan inovatif hasil karya masyarakat Desa Bilebante saat Penilaian Desa Berprestasi Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026.

Seorang perempuan memperlihatkan produk makanan inovatif hasil karya masyarakat Desa Bilebante saat Penilaian Desa Berprestasi Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026.

SUMBAWAPOST.com| ™Lombok Tengah- Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, kembali menorehkan prestasi dengan dipercaya mewakili Kabupaten Lombok Tengah dalam Penilaian Desa Berprestasi Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026.

Tim Penilai Provinsi NTB melakukan verifikasi dan klarifikasi lapangan di Kantor Desa Bilebante, Kamis (2/7/2026), untuk mencocokkan dokumen administrasi dengan kondisi nyata di lapangan sebagai bagian dari proses penilaian.

Dalam penilaian tersebut, tim tidak hanya menyoroti keberhasilan Desa Bilebante sebagai desa wisata. Berbagai aspek lain turut menjadi indikator, mulai dari tata kelola pemerintahan desa, pelayanan kesehatan masyarakat, percepatan penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, partisipasi masyarakat, hingga ketersediaan infrastruktur pendukung.

Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., mengatakan hasil akhir sepenuhnya menjadi kewenangan tim penilai karena cakupan indikator yang dinilai sangat luas.

“Penilaian sepenuhnya berada di tim karena aspek yang dinilai cukup banyak. Tidak hanya pariwisata, tetapi juga kondisi kesehatan masyarakat, angka kemiskinan, penanganan stunting, hingga infrastruktur pendukung,” kata H. Pathul Bahri.

Baca Juga :  Kabupaten Dompu Raih Penghargaan dari Ombudsman RI 'Kualitas Pelayanan Kepatutan Tertinggi'

Menurut Bupati, Desa Bilebante sebelumnya telah mengukir prestasi sebagai salah satu desa wisata unggulan tingkat nasional. Meski demikian, capaian tersebut bukan jaminan untuk menjadi yang terbaik dalam ajang Desa Berprestasi karena penilaiannya mencakup berbagai sektor pembangunan.

“Kita pernah meraih prestasi sebagai desa wisata di tingkat nasional. Namun, dalam penilaian kali ini terdapat banyak aspek yang harus dipenuhi. Meski demikian, kita tetap optimistis Desa Bilebante mampu meraih hasil terbaik,” ujarnya.

Pathul Bahri menjelaskan, penunjukan Desa Bilebante sebagai wakil Kabupaten Lombok Tengah telah melalui proses seleksi, evaluasi, dan pembahasan terhadap sejumlah desa yang dinilai memiliki potensi dan inovasi terbaik.

Baca Juga :  Terjang Medan Ekstrem, Wagub NTB Umi Dinda Nekat Safari Ramadan ke Pedalaman Sumbawa

Ia menegaskan, Lombok Tengah memiliki banyak desa yang terus berkembang dengan berbagai capaian pembangunan. Namun, berdasarkan hasil evaluasi, Desa Bilebante dinilai paling siap untuk bersaing di tingkat Provinsi NTB.

“Banyak desa lain yang juga memiliki potensi dan prestasi. Namun, setelah melalui berbagai diskusi, evaluasi, dan penilaian, Desa Bilebante di Kecamatan Pringgarata akhirnya dipilih untuk mewakili Kabupaten Lombok Tengah,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berharap keikutsertaan Desa Bilebante dalam ajang ini menjadi momentum memperkuat tata kelola pemerintahan desa, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong lahirnya inovasi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, partisipasi Desa Bilebante diharapkan mampu memperkenalkan berbagai keberhasilan pembangunan desa di Kabupaten Lombok Tengah, mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi NTB, sekaligus membuka peluang untuk melaju pada ajang Penilaian Desa Berprestasi Tingkat Nasional.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru