SUMBAWAPOST.com, Dompu- Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat (SEMMI NTB) kembali jadi sorotan, setalah sebelumnya menggemparkan masyarakat di Bima kini kembali gegerkan masyarakat Kabupaten Dompu.
Uswatun Hasanah atau akrab disapa Badai NTB kembali merilis sejumlah nama yang diduga kuat terlibat dalam peredaran Narkoba di wilayah Dompu.
Postingan yang di unggah lewat akun resmi Facebook ‘Badaintb’ tersebut menyebutkan nama dan alamat dengan disertai foto, serta peranan ke 19 orang yang merupakan warga di Kabupaten Dompu.
Postingan badaintb pada hari selasa 21 Januari 2025 tersebut hingga saat ini disukai lima ribu lebih orang, ditanggapi tiga koma dua ribu di kolom komentar, dan sudah dibagikan delapan ratus lebih akun Facebook. Berikut kutipan postingan status Facebook Badaintb:

“KLoter XI (sebelas) wajah-wajah yang diduga Koba-Koba di noKabupaten Dompu, Part 1
Keterangan:
1. #EkaDwi, Alamat Bali 1 Sawete Timur. Sepupunya Kinga Koba Herman/Papi Man. Koba-Koba di ambil dari tangan Taufan adiknya Papi Man yang ada di Kloter I (satu)
2. #Nani, Ibunya yang No 1, Bibinya Papi Man, Alamat Bali 1, Kabupaten Dompu.
3. #Ayu, Alamat Bali 1, Kabupaten Dompu. Pernah di grebek juga oleh Satresnarkoba Polda NTB, cuma karena masih keluarga King Koba Herman/Papi Man akhirnya lolos juga dan masih jualan setiap saat sampai detik ini.
4. #AdiPutraMandala. Menjual koba² bagian Kore dan Calabai sama di Mata, Sumbawa.
5. #Suara, Kabupaten Dompu.
6. #Riki, Alamatnya di Depan Kuburan Desa Tekasire, Kabupaten Dompu.
7. #Darson, Jatimengi, Kecamata Manggelewa. Security Gudang Segar. Main dengan Koba-Koba 1 ons.
8. #Awan, Kabupaten Dompu
9. #Itong/Burhanudin, Bendara Desa Doromelo. diduga Koba-Koba nya ons-1kg.
10. #Isman Kabupaten Dompu
11. #Julman Alamat Bali 1 (anak buah Tofan adik Papi Man di Kloter I)
12. #Arfin, Alamat Bali 1, Kabupaten Dompu (anak buah Tofan adik Papi Man di Kloter I)
13. #Jefin suami No 14, Alamat Bali 1 swete Timur Gang Penjahit Idola.
14. #Sumarti, ibu kandung dari Arfin. Alamat Bali 1 swete timur gang penjahit idola
15. #Aristamudari alias Opah Erik, Alamat Dusun Dermaga Desa Hu’u, Kabupaten Dompu.
16. #Buhari Alias Slip, adiknya No 09. Alamat
Manggelewa Doromelo.
17. #Safrudin alias Ife suami nomor 18, Alamat Kempo, Kabupaten Dompu.
18. #Sulastri, jaringannya Ratu dan Alga di Kecamatan Kempo. Beroperasi dengan suaminya yang nomor 17. Alamatnya Kempo, Kabupaten Dompu.
19. #Agus alias Clobus, Alamat Simpasai Lingkungan Bali 2 ta, Woja, Kabupaten Dompu.”
Terpisah, salah satu orang dari 19 nama tersebut Darson keberatan atas namanya masuk dalam kloter tersebut.
“Saya pribadi kaget dengan adanya postingan wajah saya bang. Saya sangat keberatan bang,”ungkap Darson yang namanya dicatut di nomor 7. Saat dimintai keterangannya, Rabu (22/01/2025).
Pria asal menggelewa yang memiliki nama asli Basri ini menegaskan, pihaknya memang tidak mengenal barang haram tersebut.
“Karna memang saya tidak tau menahu dengan bahan haram itu bang. Rokok aja saya ngak pernah mencoba bang apa lagi barang-barang gitu,”tegasnya.
Atas postingan tersebut, menyebabkan beberapa anggota keluarganya terganggu secara psikologis, terutama istri dan anaknya belum lagi dampak sosial karena disebut-sebut oleh Badai NTB sebagai Anggota Gembong Narkoba.
“Postingan Badai NTB Dampak nya sangat besar terhadap keluarga saya. termaksud istri dan orang tua saya sangat keberatan adanya postingan wajah saya, yang lebih parahnya lagi anak saya sampai nga masuk sekolah karena malu sama teman nya,”ujarnya.
Sehingga, Basri langsung melaporkan ke pihak kepolisian atas tudingan pencemaran nama baik. “Sudah saya laporkan langsung tadi malam bang. Dengan aduan Pencemaran nama baik,”ungkapnya.
Basri yang berprofesi sebagai Security di Salah satu Gudang jagung di Kecamatan Manggelewa itu, tidak terima dirinya dimasukkan dalam Kloter XI di unggahan akun Facebook Badaintb sebagai jaringan peredaran Narkoba Yanng beroperasi di kabupaten Dompu.
“Saya tidak terima sudah dituduh sebagai bandar narkoba oleh terlapor, Informasi tersebut tidak benar, dan saya merasa dirugikan serta malu akibat tuduhan itu,”kesalnya.










