HPP Tertinggi Sepanjang Sejarah, Gubernur NTB Klaim Petani Kini Lebih Sejahtera

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasyakuran Swasembada Pangan Tingkat Provinsi NTB yang digelar di Desa Banyu Urip, Kabupaten Lombok Barat yang dihadiri Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal

Tasyakuran Swasembada Pangan Tingkat Provinsi NTB yang digelar di Desa Banyu Urip, Kabupaten Lombok Barat yang dihadiri Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal

Lombok Barat| Sumbawapost-Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, mengungkapkan keberhasilan program revitalisasi irigasi dan pompanisasi yang mulai dijalankan Pemerintah Provinsi NTB. Program tersebut dinilai memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi pertanian sekaligus kesejahteraan petani.

Hal itu disampaikan Gubernur dalam sambutannya pada Tasyakuran Swasembada Pangan Tingkat Provinsi NTB yang digelar di Desa Banyu Urip, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (7/1/2026).

“Alhamdulillah, dampaknya sangat nyata. Lahan yang sebelumnya hanya bisa panen satu kali, kini bisa dua kali, bahkan di beberapa tempat sudah bisa panen hingga tiga kali dalam setahun. Ini baru pertama kali terjadi setelah lebih dari 15 tahun,” ungkap Gubernur.

Baca Juga :  BANMUS DPRD NTB Sambangi Lombok Barat, Bedah PAW DPRD hingga Program Rp1 Miliar Per Desa

Selain peningkatan produktivitas lahan, Gubernur juga menyoroti kebijakan strategis Presiden Republik Indonesia terkait penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram, yang disebut sebagai HPP tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

“Sepanjang sejarah, belum pernah HPP ditetapkan setinggi ini. Sebelumnya, harga gabah sering berada di kisaran Rp4.500 hingga Rp5.000, yang tentu memberatkan petani. Dengan HPP Rp6.500, petani kini memiliki kepastian dan keuntungan yang lebih layak,” lanjutnya.

Lebih jauh, Gubernur memaparkan capaian Nilai Tukar Petani (NTP) NTB yang menunjukkan tren peningkatan signifikan. Pada tahun 2024, NTP NTB tercatat sebesar 123, yang berarti petani memperoleh keuntungan sekitar 23 persen dari modal produksi yang dikeluarkan.

Baca Juga :  Oknum Polisi di Polresta Mataram Minta Uang ke Tersangka Ternyata 'Berita Hoax'

“Namun perkembangannya terus meningkat. Pada pertengahan tahun 2025, nilai tukar petani naik menjadi 128, dan di akhir tahun ini kembali meningkat menjadi 131. Artinya, jika dihitung secara sederhana, dari modal 100, petani bisa memperoleh hasil sekitar 131. Kenaikan ini terjadi karena biaya produksi semakin menurun,” pungkasnya.

Acara tersebut turut dihadiri Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, Danrem 162/WB Brigjen TNI Moch. Sjasul Arif, Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha, Asisten Bidang Administrasi Umum Eva Dewiyani, Kepala Desa Banyu Urip, serta para penyuluh pertanian dan kelompok tani setempat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu NTB di Era Iqbal-Dinda Dapat Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
NTB ‘Sesak Napas,’ Badko HMI Bali-Nusra Bongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Makmur Mendunia
Polisi di Bima Diduga Telantarkan Istri, Ajukan Cerai Usai Jadi Ajudan Bupati
Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu NTB di Era Iqbal-Dinda Dapat Insentif Rp500 Ribu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:55 WIB

Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:32 WIB

PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:48 WIB

Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini

Berita Terbaru