Bunda Sinta Siap Gaspol, Gubernur Iqbal Berambisi: Tenun NTB Harus ‘Nongkrong’ di Paris Fashion Week

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB 2025 di Aula Bank Mandiri, Kota Mataram, Sabtu (23/8).
Acara ini dihadiri Ketua Dekranasda NTB, Sinta M. Iqbal, jajaran pengurus provinsi, serta perwakilan Dekranasda dari seluruh kabupaten/kota se-NTB.

Dalam arahannya, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa Dekranasda harus hadir menjadi jembatan bagi para pengrajin NTB. Menurutnya, para pengrajin memiliki kemampuan teknis yang luar biasa, terutama dalam pembuatan tenun dan kriya, tetapi masih tertinggal pada desain, inovasi, dan pemasaran.

“Mereka bisa membuat kain terbaik, tetapi kesulitan menjadikannya produk fesyen bernilai tinggi. Di sinilah Dekranasda harus turun tangan, menggandeng para desainer, agar karya lokal bisa tembus pasar global,” tegas Iqbal.

Gubernur juga menyoroti permainan harga yang merugikan pengrajin. Selama ini, karya mereka dijual murah di tingkat lokal, sementara di pasaran bernilai berkali lipat.

Baca Juga :  Usai Tangkap Puluhan Pelaku, Kapolda NTB Hadi Gunawan Jadikan Desa Beleka Kampung Bebas Narkoba

“Bayangkan, kain tenun dijual ratusan ribu, tapi di butik-butik kota besar harganya bisa jutaan. Ini tidak adil. Dekranasda harus menjadi benteng untuk melindungi pengrajin agar tidak dieksploitasi,” ujarnya tegas.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi NTB akan mendorong subsidi bahan baku, seperti benang katun dan sutra, agar harga produksi lebih terjangkau.

“Kalau bunga kredit UMKM saja bisa disubsidi, kenapa bahan baku pengrajin tidak? Ini komitmen kami, dan harus diperjuangkan bersama,” tambahnya.

Iqbal menegaskan, tahun 2025 adalah tahun penataan, tetapi 2026 harus menjadi tahun percepatan.

“Tahun ini kita berproses, tapi tahun depan kita harus lari. Kita ingin meninggalkan warisan bahwa pengrajin NTB bukan hanya produktif, tapi juga sejahtera,” tandasnya.

Baca Juga :  Sellywati Resmi Pimpin ASITA NTB 2026-2031, Siap Perkuat Promosi Wisata NTB

Senada dengan Gubernur, Ketua Dekranasda NTB, Sinta M. Iqbal, menekankan pentingnya sinkronisasi program dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

“Harapan pemerintah provinsi jelas: membawa NTB lebih makmur. Caranya hanya satu, kita harus turun langsung, mendengar keluhan pengrajin, dan hadir memberi solusi,” ujarnya.

Menurutnya, kesejahteraan pengrajin adalah kunci kualitas karya.

“Tidak mungkin kita menuntut produk kelas dunia jika kondisi pengrajin tidak kita perhatikan. Maka, tugas kita adalah hadir, mendampingi, dan membuka jalan mereka menuju pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Bunda Sinta juga mengajak seluruh pengurus Dekranasda untuk bersatu padu menghadapi tantangan global.

“Persaingan tenun dan kriya antar-daerah makin ketat. Kalau kita masih jalan sendiri-sendiri, kita akan tertinggal. Jadi, berhenti sekadar menuntut, saatnya bekerja nyata untuk pengrajin NTB,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif
Wagub NTB dan Bupati Dompu Hadir, Hari Ketiga Shorinji Kempo Porprov XII Makin Semarak
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan
Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran
Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi
UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:44 WIB

Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:21 WIB

Wagub NTB dan Bupati Dompu Hadir, Hari Ketiga Shorinji Kempo Porprov XII Makin Semarak

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:35 WIB

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran

Senin, 20 Juli 2026 - 20:55 WIB

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi

Berita Terbaru