Bulan Oktober 2024, NTB Alami Inflasi Sebesar 1,44 Persen

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 3 November 2024 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si dalam arahannya, Miq Gite sapaan akrabnya menekankan pada arah kebijakan yang efektif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat baik di sektor pertanian, perikanan, kerajinan dan sektor lainnya. Contohnya seperti cold storage sebagai tempat penyimpanan bahan olahan hasil produksi pertanian dan perikanan yang bisa mengoptimalkan keuntungan.

“Upaya ini menjadi rekomendasi dan arah kebijakan bagi kita untuk mengantisipasi kelangkaan bahan makanan dan sebagainya,” ungkapnya saat di Aula Tambora Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB, 1 November 2024 kemarin.

Dijelaskannya, dibutuhkan industri yang mampu mengolah dan memberdayakan ekonomi lokal dari hulu sampai ke hilir. Kemudian diolah menjadi sambal tomat dalam kemasan sehingga meningkatkan nilai tambah. Upaya-upaya tersebut menjadi solusi bagi ekonomi masyarakat dan ketersediaan bahan makanan.

Baca Juga :  HBK Menyapa Berlanjut, Kini Gelar Pengobatan Gratis di Lombok Tengah

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Provinsi NTB Drs. Wahyudin saat menyebutkan pada Oktober 2024 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 1,44 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,96.
Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 6,85 persen; kelompok pendidikan sebesar 3,82 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,09 persen.

“Inflasi bulan ke bulan, terjadi karena dipengaruhi khususnya makanan, minuman dan tembakau,” jelasnya.

Begitu juga dengan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,94 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,39 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,36 persen; kelompok kesehatan sebesar 1,07 persen; kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,98 persen; kelompok transportasi sebesar 0,62 persen; dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,42 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,95 persen.

Baca Juga :  Banjir Hantam Ibu Kota NTB! Wakil Gubernur Ikut Jadi Korban, Kekalik Kritis Terendam, Kantor Pemerintah Lumpuh

“Adapun tingkat inflasi month to month (m-to-m) Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan Oktober 2024 sebesar 0,09 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) pada bulan Oktober 2024 sebesar 0,26 persen,”pungkasnya.

Berita Terkait

Jalan Langgudu Selatan Dikebut Masuk IJD 2026, Pemda Bima Diberi Deadline 2 Bulan Lengkapi 5 Ruas
Tak Mau Tertinggal, Pemprov NTB Gandeng DPD RI Dorong Jalan Waduruka-Sarae Ruma Bima Masuk IJD
Kasus Gratifikasi DPRD NTB Terbelah: 15 Lolos dari Jerat Pidana, 13 Terancam Jadi Tersangka
Ketua Bapemperda DPRD NTB Dorong Pers Berintegritas dan Kritis, Usul Perda Lindungi Media Lokal
Satu Kalimat Bisa Rugikan Negara, Gubernur NTB Iqbal Bongkar Bahaya ‘Angle’ Media di Panggung HPN 2026
Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB
Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar
Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:07 WIB

Jalan Langgudu Selatan Dikebut Masuk IJD 2026, Pemda Bima Diberi Deadline 2 Bulan Lengkapi 5 Ruas

Jumat, 17 April 2026 - 17:43 WIB

Tak Mau Tertinggal, Pemprov NTB Gandeng DPD RI Dorong Jalan Waduruka-Sarae Ruma Bima Masuk IJD

Rabu, 15 April 2026 - 17:09 WIB

Kasus Gratifikasi DPRD NTB Terbelah: 15 Lolos dari Jerat Pidana, 13 Terancam Jadi Tersangka

Rabu, 15 April 2026 - 15:37 WIB

Ketua Bapemperda DPRD NTB Dorong Pers Berintegritas dan Kritis, Usul Perda Lindungi Media Lokal

Rabu, 15 April 2026 - 14:55 WIB

Satu Kalimat Bisa Rugikan Negara, Gubernur NTB Iqbal Bongkar Bahaya ‘Angle’ Media di Panggung HPN 2026

Berita Terbaru