210 Penari NTB Guncang Istana Merdeka: Tembolak Beaq Bikin Presiden Angkat Alis, Undangan Tersihir

Avatar

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Jakarta – Tepuk tangan meriah menggema di Istana Merdeka saat 210 penari muda asal Nusa Tenggara Barat (NTB) menutup rangkaian acara penurunan Sang Saka Merah Putih, Minggu (17/8). Membawakan Tari Tembolak Beaq dalam konsep The Spirit of Sasambo, para penari berhasil memukau tamu undangan, termasuk Presiden RI, yang menyaksikan langsung penampilan itu dan disiarkan hampir di semua stasiun televisi nasional.

Tampil sebagai penutup, kehadiran Tim Penari NTB ibarat “happy ending” penuh warna. Gerakan dinamis berpadu dengan alunan musik tradisi, membuat suasana di halaman Istana Merdeka berubah menjadi panggung megah kebudayaan.

Baca Juga :  DPR RI Kompak Dukung NTB, Pembukaan PON 2028 Disarankan di Bumi Gora

Kolaborasi budaya tiga etnis besar di NTB Sasak, Samawa, dan Mbojo (Sasambo) ditampilkan dengan harmoni yang menegaskan betapa kayanya warisan leluhur daerah.

Kepala Bidang Pengembangan Daya Saing dan Kepemudaan Dispora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., M.E., mengaku haru sekaligus bangga. Baginya, momen ini adalah buah kerja keras panjang para penari sejak masa latihan di NTB hingga pematangan di Jakarta.

“Ini adalah bukti kerja keras anak-anak NTB. Mereka tampil bukan hanya untuk menghibur, tapi juga membawa nama daerah di panggung nasional,” ujarnya.

Keberhasilan tersebut tak lepas dari tangan dingin koreografer Lalu Suryadi Mulawarman, S.Sn., M.M., yang juga menjabat Kepala Taman Budaya NTB. Ia meramu tarian, musik Gendang Beleq, dan unsur adat menjadi sebuah karya akulturasi yang dinamis dan penuh makna.

Baca Juga :  BPS Ungkap Fakta Ekonomi NTB: Inflasi Turun, Pariwisata Melejit, Surplus Perdagangan Tembus Rp8 Triliun

“Semua elemen budaya kita satukan agar tampil harmonis, enerjik, sekaligus tetap menjaga ruh tradisi,” jelas Suryadi.

Dispora NTB berharap, penampilan spektakuler ini tak berhenti di Istana Merdeka saja, tetapi bisa menembus panggung internasional.

“Kami ingin penampilan ini menjadi awal bagi pemuda NTB untuk tampil di event-event kelas dunia. Sesuai visi NTB Makmur Mendunia, seni budaya kita harus bisa go internasional,” pungkas Tarmidzi penuh optimisme.

 

Berita Terkait

Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif
Wagub NTB dan Bupati Dompu Hadir, Hari Ketiga Shorinji Kempo Porprov XII Makin Semarak
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan
Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran
Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi
UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab
Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:44 WIB

Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:21 WIB

Wagub NTB dan Bupati Dompu Hadir, Hari Ketiga Shorinji Kempo Porprov XII Makin Semarak

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:35 WIB

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran

Senin, 20 Juli 2026 - 20:55 WIB

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi

Berita Terbaru