20 Remaja Hampir Jadi Korban TPPO Berkedok Pekerjaan Bergaji Tinggi, SBMI NTB: KTP Mereka Sampai ‘Disulap’

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 15:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Timur – Sebanyak 20 remaja nyaris terjerat jaringan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) setelah dijanjikan pekerjaan bergaji tinggi di Kalimantan. Modusnya terungkap saat para calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebut dijemput mendadak oleh orang yang diduga sponsor atau calo pada Selasa (29/7/2025) lalu.

Kecurigaan muncul ketika salah satu orang tua di Sakra Timur (Saktim) mendapati anaknya tak pulang ke rumah. Panik, ia langsung meminta bantuan pemerintah desa dan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) untuk mendampingi laporan ke Polres Lombok Timur. Dari 20 calon korban, tiga orang berasal dari Saktim, sisanya dari Mataram dan Lombok Barat.

Baca Juga :  LOM ke-3 IKA MT AL-KAHFI Pecah Rekor: Pelajar NTB Unjuk Kelas, Juara SD Raih Nilai Sempurna

Berbekal laporan itu, Polres Lombok Timur bergerak cepat bersama Polres Lombok Barat, Polresta Mataram, SBMI, dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Penelusuran membuahkan hasil, para calon korban ditemukan di Pelabuhan Lembar sebelum sempat diberangkatkan. Sabtu (1/8/2025) sekitar pukul 18.00 WITA, mereka berhasil diselamatkan dan dipulangkan ke rumah masing-masing.

“Anak-anak ini dijanjikan kerja di Kalimantan, tapi kejanggalannya banyak. Usia mereka rata-rata baru 15 tahun. Lebih parahnya lagi, kami menemukan ada yang KTP-nya ‘disulap’ jadi 18 tahun padahal baru masuk SLTA,” ungkap Ketua SBMI NTB, Usman.

Baca Juga :  Brimob Polda NTB Dapat Ujian Tangani Ancaman Bom di Bandara Sultan Kaharuddin

Ia mengingatkan para orang tua untuk lebih waspada terhadap iming-iming pekerjaan dengan gaji besar yang justru berujung TPPO.

Kasatreskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Dharma Yulia Putra, S.T.K., S.I.K., M.Si, menegaskan pihaknya tengah melakukan pemeriksaan intensif.
“Semua calon korban kami periksa untuk mengetahui peran masing-masing pihak. Perkembangannya akan kami sampaikan nanti,” ujarnya.

 

Berita Terkait

Musdalub Demokrat NTB Antarkan Eks Kapolda Hadi Gunawan Jadi Ketua DPD, Ini Targetnya
Evi Apita Maya Bahas Bantuan Bibit Kopi untuk Petani NTB, Hilirisasi Jadi Sorotan
Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas
Kampung Bebas Narkoba di Kota Bima Dipertanyakan, 4 Titik Digerebek, 7 Orang Diamankan
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Musdalub Demokrat NTB Antarkan Eks Kapolda Hadi Gunawan Jadi Ketua DPD, Ini Targetnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Evi Apita Maya Bahas Bantuan Bibit Kopi untuk Petani NTB, Hilirisasi Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Kampung Bebas Narkoba di Kota Bima Dipertanyakan, 4 Titik Digerebek, 7 Orang Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Berita Terbaru