Suami di Dompu Bacok Istri Hingga Tewas, Kesal Dimarahi Saat Kondisi Lapar Habis Pulang Bekerja

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 6 September 2024 - 19:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Dompu– Aksi tragis yang dilakukan sang suami ES (37) di Dusun Woro Desa Adu Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat menggegerkan warga setempat. ES tega membacok sang istri hingga tewas.

Peristiwa tersebut terjadi Jum’at 6 September 2024 sekitar pukul 20.00 Wita.

Kasus penganiayaan tersebut dipicu rasa kesal terduga pelaku saat tiba di rumah mendapat kata-kata kotor dan kasar dari sang istri R (31), dimana ES saat itu habis pulang bekerja dalam keadaan lapar dan capek.

Kapolsek Hu’u IPDA Samsul Rizal  membenarkan peristiwa tragis tersebut. “Benar, Korbannya adalah seorang ibu rumah tangga dan terduga pelaku merupakan suaminya sendiri,” Sebutnya, Sabtu 7 September 2024 dalam keterangan yang diterima media ini

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Saksi Ismail (51) pelaku tiba di rumahnya sekitar Pukul 19.45 pulang dari kebun mengendari sepeda motor dan langsung masuk ke dalam rumahnya. Tidak lama kemudian pelaku kemudian mendengar teriakan Korban sebanyak 3 kali. Saksi yang mendengar hal tersebut bergegas menuju rumah terduga pelaku (TKP) dan sebelum tiba di rumah terlihat oleh saksi terduga pelaku yang pada saat itu turun dari rumah sambil memegang sebilah pisau belati yang sudah berlumuran darah selanjutnya terduga Pelaku pergi meninggalkan Rumah menggunakan sepeda Motor. Melihat hal tersebut saksi pun bergegas naik  kedalam rumah dengan tujuan untuk melihat kondisi dan situasi didalam rumah.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, 13.970 PPPK Paruh Waktu Bima Digaji Mulai Rp300 Ribu per Bulan

“Setibanya didalam rumah Saksi mendapati Korban dalam posisi tergeletak dan berlumuran darah di lantai Dapur rumahnya, melihat peristiwa tersebut Saksi pun berteriak meminta tolong kepada warga sehingga warga yang mendengarnya langsung datang dan membantu untuk mengevaluasi Korban dan membawanya menuju ke PKM Rasabou guna mendapatkan perawatan medis,”jelasnya.

Akibat peristiwa tersebut, Kanit Reskrim Polsek Hu’u AIPDA M. Syarifuddin megungkapkan Korban R sempat dilarikan ke Puskesmas setempat, namun kerana lukanya yang sangat parah korbanpun dilarikan ke RSUD Dompu.

“Korban mengalami beberapa luka yakni, Luka pada bagian Telapak Tangan Kiri yang hampir putus, 3 jari tangan kiri putus, 2 Jari tangan kanan hampir putus, Luka robek bekas sayatan pada bagian punggung kanan atas dan luka Robek pada bagian leher belakang. Setelan sempat dirawat di RSUD Dompu, sekitar Pukul 22:30 Wita korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit,”terangnya.

Baca Juga :  Polda NTB Bongkar Aksi ART Kuras Dua Rekening Majikan hingga Rp200 Juta

Terkait motif Penganiayaan brutal tersebut, Syarifuddin menjelaskan, dari hasil interogasi awal oleh anggota Polsek terhadap ES, Ia mengaku saat itu baru saja pulang dari lahan tembakau dalam kondisi capek dan lapar, sesampai dirumah diomelin oleh istrinya dengan kata-kata Kasar dan kotor.

“Mendengar kata-kata kasar dan kotor dari sang istri kemudian ES naik pitam dan langsung menganiaya sang istri dengan sebilah belati,”imbuhnya.

Seusai melakukan aksinya, ES menyerahkan diri ke Polsek Hu’u. “Saat ini terduga pelaku tengah diperiksa oleh penyidik sat Reskrim polres Dompu,”pungkasnya.

Berdasarkan hasil konfirmasi di lapangan dengan keluarga Korban bahwa Almarhumah akan dimakamkan pada hari ini, sekitar pukul 13.00 wita bertempat di TPU Desa Adu dan sementara di semayamkan di Rumah Duka yang merupakan Rumah tempat tinggal orangtuanya di Dusun Tahira Desa Adu.

 

 

 

Berita Terkait

NasPol NTB Minta Dugaan Anomali Pokir DPRD Rp120 Miliar Dibuka ke Publik
Perdana di KSB, Pilkades Serentak 21 Desa Gunakan E-Voting
Wakapolda NTB Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Mataram, Cegah Kemacetan Pagi
Puluhan Wartawan se-Pulau Sumbawa Ikuti OKK PWI, Kompetensi dan Etika Jurnalistik Diperkuat
Bawaslu NTB Jadi Tamu Pertama di Kantor Baru DPW PKB saat Konsolidasi Demokrasi
Bawaslu NTB Ingatkan PKB Siapkan Kepengurusan dan Kantor untuk Verifikasi Pemilu
PKB NTB dan Bawaslu Gelar Konsolidasi Demokrasi, Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu
Polda NTB Gerebek Dugaan Penimbunan Pertalite Subsidi di Lombok Timur, 1.734 Liter Disita
Berita ini 429 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45 WIB

NasPol NTB Minta Dugaan Anomali Pokir DPRD Rp120 Miliar Dibuka ke Publik

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Perdana di KSB, Pilkades Serentak 21 Desa Gunakan E-Voting

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Wakapolda NTB Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Mataram, Cegah Kemacetan Pagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Puluhan Wartawan se-Pulau Sumbawa Ikuti OKK PWI, Kompetensi dan Etika Jurnalistik Diperkuat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Bawaslu NTB Jadi Tamu Pertama di Kantor Baru DPW PKB saat Konsolidasi Demokrasi

Berita Terbaru

Panitia Pelaksana Melakukan Proses Identifikasi dan Verifikasi Pemilih Menggunakan Sistem E-voting Dalam Pilkades Serentak di 21 Desa Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Pemerintahan

Perdana di KSB, Pilkades Serentak 21 Desa Gunakan E-Voting

Senin, 26 Okt 2026 - 12:13 WIB