Diisukan Miliki Hubungan Khusus dengan Istri Orang, Anggota DPRD Dompu: Silakan Laporkan Saya

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 18:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi Anggota Dewan Saat Duduk di Ruang Kantor DPRD Kabupaten Dompu dan Ilustrasi Kamar Hotel Diduga Digunakan Untuk Menggambarkan Pemberitaan Mengenai Isu Dugaan Hubungan Khusus Yang Menyeret Nama Seorang Anggota DPRD Dompu.

Foto ilustrasi Anggota Dewan Saat Duduk di Ruang Kantor DPRD Kabupaten Dompu dan Ilustrasi Kamar Hotel Diduga Digunakan Untuk Menggambarkan Pemberitaan Mengenai Isu Dugaan Hubungan Khusus Yang Menyeret Nama Seorang Anggota DPRD Dompu.

SUMBAWAPOST.com|™ Dompu- Isu dugaan Hubungan Khusus yang menyeret nama Seorang Anggota DPRD  Kabupaten Dompu berinisial K dari Dapil 1 Kecamatan Dompu, mencuat di tengah Masyarakat.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber Masyarakat menyebutkan, Anggota legislatif tersebut diduga memiliki hubungan khusus dengan Seorang Perempuan Asal Dompu yang diketahui telah berstatus sebagai istri Orang.

Dugaan tersebut bahkan disebut telah berlangsung cukup jauh. Salah satu informasi yang beredar menyebutkan adanya dugaan pertemuan keduanya di sebuah hotel di Kota Mataram.

Tak hanya itu, Masyarakat juga menyebut terdapat percakapan melalui Pesan Elektronik yang diduga berasal dari Anggota DPRD tersebut. Dalam Percakapan yang disebut beredar itu, terdapat dugaan ajakan untuk bertemu di sebuah Hotel.

Informasi lainnya menyebutkan bahwa Pertemuan tersebut diduga bukan hanya terjadi sekali.

Namun demikian, seluruh Informasi tersebut masih sebatas Dugaan dan Keterangan dari Masyarakat. Belum ada Pembuktian Hukum yang menyatakan bahwa Anggota DPRD tersebut benar melakukan hubungan sebagaimana isu yang beredar.

Isu tersebut semakin menjadi perhatian lantaran pihak yang disebut dalam informasi tersebut Sama-sama telah memiliki pasangan sah. K disebut berstatus sebagai Suami, sementara Perempuan yang dikaitkan dalam isu tersebut juga disebut berstatus sebagai istri.

Persoalan ini pun menimbulkan sorotan terhadap Etika Seorang Anggota DPRD sebagai Pejabat Publik dan Wakil Masyarakat. Sebab, perilaku personal seorang wakil rakyat dapat menjadi perhatian publik ketika dinilai bersinggungan dengan norma kepatutan maupun Citra Lembaga.

Anggota DPRD Dompu Inisial K dari Dapil 1 Kecamatan Dompu tersebut yang dimintai keterangannya oleh rekan media pada Rabu (9/9/2026), memilih tidak memperpanjang Polemik yang berkembang di Masyarakat maupun Media Sosial.

Baca Juga :  Kemendikbudristek Umumkan Universitas Muhammadiyah Bima Kampus Terbaik di Bima dan Dompu

“Terimakasih bang, karena Saya juga tidak Terprovokasi dan Tidak terpancing dengan Isu liar di Media Sosial maupun di Masyarakat,” katanya.

Menurutnya, Indonesia merupakan Negara Hukum sehingga apabila ada pihak yang merasa dirugikan atas dugaan sikap atau perilakunya, pihak tersebut dipersilakan menempuh Jalur Hukum.

“Pada Prinsipnya karena kita ini adalah Negara Hukum, jadi kalau yang bersangkutan merasa dirugikan atas haknya, silakan laporkan Saya ke APH. Saya sebagai Warga Negara yang baik mengikuti proses saja,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin memberikan komentar panjang mengenai dinamika yang berkembang di luar maupun di Media Sosial.

Ia menilai Persoalan tersebut semestinya dikaitkan dengan pembuktian, bukan sekadar Pengakuan atau Tuduhan.

“Kita tidak berbicara tentang Pengakuan, tapi kita berbicara tentang Pembuktian. Kalau kemudian yang bersangkutan merasa dirugikan atas sikap dan perilaku Saya, silakan laporkan Saya ke Aparat Penegak Hukum,” tegasnya.

Dalam keterangannya, K juga menyinggung mengenai mekanisme hukum yang menurutnya berkaitan dengan delik aduan. “Perlu Kita catat bahwa yang namanya Delik Aduan Absolut sifatnya, kalau tidak diadukan maka tidak akan diproses oleh APH,” katanya.

Ia kemudian menyebut bahwa pihak yang memiliki hubungan Hukum sebagai pasangan sah merupakan pihak yang dapat menempuh mekanisme Hukum apabila merasa dirugikan. Karena itu, ia mengatakan dirinya tidak ingin memperpanjang persoalan tersebut di Ruang Publik.

“Jadi saya tidak berpanjang kalam soal ini. Kalau dia berkepentingan untuk melaporkan ini, silakan laporkan Saya dan Kita tunggu prosesnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Meski Diguyur Hujan Deras, Ribuan Warga Tetap Padati Karnaval Budaya HUT Dompu ke-211

K juga memberikan tanggapan terkait adanya rekaman suara yang disebut-sebut beredar dan dikaitkan dengan dirinya.

Ia mengaku belum dapat memastikan apakah suara dalam Rekaman tersebut benar merupakan suaranya.

“Soal Rekaman yang beredar itu Saya juga tidak tahu. Saya juga belum bisa mengatakan apakah itu Rekaman suara Saya atau tidak dan Saya juga tidak bisa menjelaskan itu terlalu jauh,” ungkapnya.

Hingga kini, isu dugaan hubungan tersebut masih menjadi informasi yang berkembang di tengah Masyarakat. Belum ada Putusan atau Pembuktian hukum yang menyatakan tuduhan tersebut terbukti.

Karena itu, Informasi mengenai dugaan tersebut masih perlu ditempatkan sebagai isu yang belum terverifikasi secara hukum.

Pihak-pihak yang mengetahui maupun merasa dirugikan atas informasi tersebut memiliki ruang untuk menempuh mekanisme Hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Publik pun kini menunggu apakah isu yang menyeret Nama Anggota DPRD Dompu tersebut akan berhenti sebagai polemik di Masyarakat atau berlanjut ke proses hukum dengan adanya laporan dan Pembuktian yang sah.

Terpisah, Kamis (10/9/2026), Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Ir. Muttakun dari Partai NasDem, telah dihubungi Media ini untuk dimintai tanggapan terkait isu yang menyebut adanya dugaan hubungan khusus yang melibatkan salah Seorang Anggota DPRD Kabupaten Dompu dengan Seorang perempuan yang disebut telah berstatus sebagai Istri Orang.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Media ini tetap membuka Ruang bagi Pihak-pihak yang disebut dalam Pemberitaan untuk memberikan Klarifikasi maupun Hak jawab sesuai dengan Prinsip Keberimbangan dalam Pemberitaan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Puluhan Wartawan se-Pulau Sumbawa Ikuti OKK PWI, Kompetensi dan Etika Jurnalistik Diperkuat
Bawaslu NTB Jadi Tamu Pertama di Kantor Baru DPW PKB saat Konsolidasi Demokrasi
Bawaslu NTB Ingatkan PKB Siapkan Kepengurusan dan Kantor untuk Verifikasi Pemilu
PKB NTB dan Bawaslu Gelar Konsolidasi Demokrasi, Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu
Polda NTB Gerebek Dugaan Penimbunan Pertalite Subsidi di Lombok Timur, 1.734 Liter Disita
Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Tak Cukup Tumbuhkan Angka, Rakyat Harus Sejahtera
Sekda NTB Tegaskan Aset Daerah Bukan Milik Pribadi, Pemprov Siapkan Rencana Aksi
KPK Beri Peringatan ke Pemprov NTB: Saatnya Berbenah, Bukan Sekadar Rapat
Berita ini 129 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Puluhan Wartawan se-Pulau Sumbawa Ikuti OKK PWI, Kompetensi dan Etika Jurnalistik Diperkuat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Bawaslu NTB Jadi Tamu Pertama di Kantor Baru DPW PKB saat Konsolidasi Demokrasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Bawaslu NTB Ingatkan PKB Siapkan Kepengurusan dan Kantor untuk Verifikasi Pemilu

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:51 WIB

PKB NTB dan Bawaslu Gelar Konsolidasi Demokrasi, Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Polda NTB Gerebek Dugaan Penimbunan Pertalite Subsidi di Lombok Timur, 1.734 Liter Disita

Berita Terbaru