Gubernur NTB Tegaskan Pers Bukan Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 14:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB Sekaligus Juru Bicara Pemprov/Gubernur NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, Bersalaman dengan Peserta OKK dan UKW Yang Digelar PWI NTB di Mataram. Pada Kesempatan Tersebut, Ahsanul Khalik Menyampaikan Pesan Gubernur NTB Terkait Pentingnya Kemerdekaan Pers, Profesionalisme, dan Tanggung jawab Jurnalistik.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB Sekaligus Juru Bicara Pemprov/Gubernur NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, Bersalaman dengan Peserta OKK dan UKW Yang Digelar PWI NTB di Mataram. Pada Kesempatan Tersebut, Ahsanul Khalik Menyampaikan Pesan Gubernur NTB Terkait Pentingnya Kemerdekaan Pers, Profesionalisme, dan Tanggung jawab Jurnalistik.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan Kemerdekaan Pers harus berjalan beriringan dengan Profesionalisme dan Tanggung jawab.

Pesan tersebut disampaikan melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, saat membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI NTB di Mataram, Kamis (10/9/2026) Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 6 Gedung Kantor Pusat Bank NTB Syariah di Jalan Udayana Kota Mataram.

Di tengah derasnya arus informasi digital, Gubernur NTB mendorong insan pers untuk tetap mengedepankan Fakta, Verifikasi, Ketelitian, serta Kepentingan Publik.

“Jangan sampai Kecepatan mengalahkan Ketelitian. Jangan Sampai Popularitas mengalahkan Kebenaran. Jangan sampai Asumsi mengalahkan Fakta,” pesannya.

Baca Juga :  PON 2028 di NTB, Stadion GOR Turida Dipilih Rehab Ketimbang Bangun Baru Rp700 Miliar

Miq Iqbal juga menegaskan pemerintah membuka ruang kritik Seluas-luasnya bagi Insan Pers. Kritik berbasis Data dan disampaikan secara Jujur menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas Pemerintahan dan Demokrasi.

“Pers tidak perlu menjadi corong Pemerintah. Namun, Pers juga tidak harus menjadi Musuh Pemerintah,” tegasnya.

Sebelumnya, Ahsanul Khalik menyampaikan bahwa Uji Kompetensi bukan sekadar menguji Kemampuan Wartawan dalam menulis Berita. Lebih dari itu, UKW menjadi Momentum untuk menguji Tanggungjawab Moral Wartawan dalam menggunakan Kata demi menghadirkan Kebenaran.

“Menjadi Wartawan bukan hanya soal kecepatan Menulis, tetapi tentang bagaimana menghadirkan Informasi yang bermartabat dan dapat dipertanggungjawabkan. Di era digital, prinsip tabayyun atau verifikasi menjadi sangat krusial agar asumsi tidak mengalahkan fakta,” tegas Ahsanul Khalik.

Baca Juga :  Jhon Meninggal Misterius, Karyawan Koperasi Bupati Dompu? Keluarga Lapor Polisi: Koperasi, Puskesmas dan Istri Siri Harus Diperiksa

Ia juga menekankan Pemprov NTB sangat terbuka terhadap kritik media selama kritik tersebut berbasis data dan bertujuan untuk perbaikan Pelayanan Publik.

“Kritik yang jujur adalah cermin. Pemerintah membutuhkan cermin itu untuk melihat apa yang perlu diperbaiki. Pemprov NTB dan Pers adalah Dua Pilar yang harus bekerja sama demi Kesejahteraan Masyarakat,” jelas pria yang akrab disapa Pak AK tersebut.

Bagi Pemprov NTB, Pers yang Profesional dan berintegritas merupakan bagian penting dalam memperkuat Demokrasi sekaligus menjaga Kepercayaan Publik.

Kegiatan UKW dan OKK PWI NTB diikuti sekitar 120 Peserta, dengan 54 Wartawan mengikuti UKW pada Jenjang Muda, Jenjang Madya, dan Jenjang Utama.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB
400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya
KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap
MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya
Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi
Kado Istimewa HUT ke-81 TNI untuk Bumi Gora, Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB
Pura-Pura Kehabisan Bensin dan Minta Bantuan, Pelaku Curas Ancam Korban dengan Parang
Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:55 WIB

400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:41 WIB

KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi

Berita Terbaru