BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisata Wadu Jao Dompu, salah satu destinasi alam unik di NTB dengan panorama batuan alami dan lanskap savana yang memukau wisatawan.

Wisata Wadu Jao Dompu, salah satu destinasi alam unik di NTB dengan panorama batuan alami dan lanskap savana yang memukau wisatawan.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat merilis perkembangan terbaru sektor pariwisata dan perhotelan yang memperlihatkan dinamika kontras lonjakan signifikan pergerakan Wisatawan, namun belum sepenuhnya diikuti peningkatan tingkat hunian Hotel.

Rilis yang digelar di Kantor BPS NTB, Senin (4/5/2026), memaparkan sejumlah indikator utama, mulai dari Tingkat Penghunian Kamar (TPK), Rata-rata Lama Menginap (RLM), hingga pergerakan wisatawan domestik dan mancanegara.

Kepala BPS NTB, Wahyudin, menyampaikan bahwa kinerja sektor pariwisata NTB menunjukkan tren positif, meskipun masih diwarnai fluktuasi pada beberapa indikator utama.

Pada Maret 2026, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang tercatat sebesar 31,26 persen. Angka ini mengalami penurunan tipis sebesar 0,52 poin secara bulanan (month to month/MoM), namun secara tahunan (year on year/YoY) justru meningkat signifikan sebesar 4,90 poin.

Baca Juga :  MotoGP Mandalika 2026 Jadi Kebanggaan Indonesia, Disaksikan 670 Juta Penonton di 200 Negara

“TPK hotel berbintang tercatat 31,26 persen, turun secara bulanan, namun meningkat secara tahunan,” ungkap Wahyudin.

Dari sisi durasi tinggal, Rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu hotel berbintang berada di angka 1,90 hari, dengan total 87.816 tamu, yang didominasi wisatawan domestik sebesar 65,72 persen.

Sementara itu, hotel nonbintang menunjukkan tren yang relatif lebih stabil. TPK tercatat sebesar 20,84 persen, naik 0,84 poin secara bulanan dan cenderung stagnan secara tahunan. RLM di segmen ini berada di angka 1,63 hari, dengan total 110.249 tamu, di mana 63,66 persen merupakan wisatawan domestik.

Lonjakan paling mencolok terlihat pada pergerakan wisatawan. Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) meningkat 24,72 persen (MoM) menjadi 6.428 orang.

Baca Juga :  Pariwisata NTB Diperkuat, KLU–KSB Satukan Langkah Bangun Kolaborasi Destinasi Unggulan

Di saat yang sama, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) melonjak lebih tajam, yakni 34,64 persen (MoM) hingga mencapai 1.393.460 orang.
“Pergerakan wisatawan domestik meningkat signifikan hingga mencapai lebih dari 1,39 juta orang,” jelas Wahyudin.

Data tersebut mencerminkan mulai pulihnya sektor pariwisata NTB seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan daya tarik destinasi wisata daerah.

Meski demikian, BPS mengingatkan bahwa fluktuasi tingkat hunian dan lama tinggal wisatawan tetap menjadi pekerjaan rumah, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas layanan serta memperpanjang durasi kunjungan.

Secara keseluruhan, perkembangan ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan ekonomi daerah, dengan sektor pariwisata tetap menjadi salah satu motor utama pertumbuhan di Nusa Tenggara Barat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Puluhan Tahun Perangi Narkotika, Mengapa Pasarnya Tak Pernah Mati?
300 Warga Bima NTB Mengungsi Usai Gempa M7,7, Warga dari Desa Mana Saja? Ini Rinciannya
Ratusan Maba FHISIP Unram 2026 Mulai Langkah Baru, PKKMB Jadi Gerbang Kehidupan Kampus
Menenun “GAPUK Sejahtera”: Dosen UIN Mataram Pengabdian Integratif di Desa Lingkar Kampus
Inilah Lokasi Kerusakan di Bima Usai Diguncang Gempa M7,7 Flores
Gempa M7,7 Flores Terasa hingga Bima: Rumah, Masjid hingga Gudang Bulog Rusak, Warga Luka
270 ASN dari 30 OPD NTB Lupa Jadi Pejabat, Mendadak Jadi Atlet, Ini Cabornya
HUT ke-81 RI, Wagub NTB Ajak ASN Lepas Penat dan Perkuat Persaudaraan
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:05 WIB

Puluhan Tahun Perangi Narkotika, Mengapa Pasarnya Tak Pernah Mati?

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:23 WIB

300 Warga Bima NTB Mengungsi Usai Gempa M7,7, Warga dari Desa Mana Saja? Ini Rinciannya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Ratusan Maba FHISIP Unram 2026 Mulai Langkah Baru, PKKMB Jadi Gerbang Kehidupan Kampus

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Menenun “GAPUK Sejahtera”: Dosen UIN Mataram Pengabdian Integratif di Desa Lingkar Kampus

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Inilah Lokasi Kerusakan di Bima Usai Diguncang Gempa M7,7 Flores

Berita Terbaru

Dr. Ufran, Ketua Bagian Hukum Pidana FHISIP Universitas Mataram (Unram), Penulis artikel Puluhan Tahun Perang Narkotika, Mengapa Pasarnya Tak Pernah Mati?

Hukum & Kriminal

Puluhan Tahun Perangi Narkotika, Mengapa Pasarnya Tak Pernah Mati?

Sabtu, 15 Agu 2026 - 22:05 WIB

Sejumlah Titik di Kota Bima dan Kabupaten Bima Dilaporkan Terdampak Gempa M7,7 yang Berpusat di Wilayah Flores, NTT, Sabtu (15/8/2026). BPBD NTB melakukan pendataan dan verifikasi kerusakan di lapangan.

Pemerintahan

Inilah Lokasi Kerusakan di Bima Usai Diguncang Gempa M7,7 Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:18 WIB