UIN Mataram Dorong NTB Wujudkan Kebijakan Inklusif Berbasis Nilai Agama dan Kemanusiaan

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram kembali menghadirkan gagasan segar melalui Studium Generale bertema ‘Inovasi Kebijakan Daerah Berbasis Inklusi Sosial Keagamaan’, yang digelar di Auditorium UIN Mataram, Senin (20/10).

Kegiatan akademik bergengsi ini dibuka langsung oleh Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. Mashun Tahir, M.Ag., dan disambut antusias oleh ratusan mahasiswa serta dosen dari berbagai fakultas.

Tiga tokoh penting hadir sebagai narasumber, masing-masing mewakili unsur pemerintah daerah dan legislatif, yakni Staf Ahli Gubernur NTB bidang Sosial Kemasyarakatan, Dr. H. Ahsanul Khalik, M.H perwakilan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB, Lalu Suryadi, S.P., M.M dan anggota DPRD Provinsi NTB dari Bapemperda, Ali Usman Ahim, S.Ag., M.Pd.

Baca Juga :  Tsunami Belum Datang, Gubernur Iqbal Sudah Lari Duluan Bareng BNPB dan Wali Kota: NTB Tuan Rumah HKB 2025

Dalam pemaparannya, para narasumber menyoroti pentingnya inovasi kebijakan publik yang berpijak pada nilai-nilai sosial dan keagamaan, terutama untuk menjawab tantangan masyarakat multikultural di Nusa Tenggara Barat.

Perwakilan BRIDA NTB, Lalu Suryadi, menegaskan bahwa inovasi kebijakan harus memastikan prinsip ‘no one left behind’ dengan melibatkan kelompok rentan seperti perempuan, penyandang disabilitas, dan masyarakat adat. Ia juga memaparkan sejumlah program unggulan daerah yang berorientasi pada inklusi sosial-keagamaan, seperti Program NTB Berkah, Pesantren Ramah Sosial, Mawar Emas NTB, Musrenbang Inklusif, dan Posyandu Disabilitas.

Sementara itu, Dr. Ahsanul Khalik menyoroti bahwa keberhasilan inovasi daerah hanya bisa dicapai melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, akademisi, dan masyarakat.

Baca Juga :  Sore Penuh Gagasan, Dr Zul dan Trio Profesor UIN Mataram Susun Cetak Biru NTB

Adapun Ali Usman Ahim dari DPRD NTB menegaskan bahwa dukungan regulasi dan perda yang berpihak pada nilai keadilan dan kemanusiaan menjadi kunci penguatan kebijakan publik di daerah.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Prof. Dr. Suprapto, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang refleksi akademik sekaligus jembatan sinergi antara kampus dan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan publik yang humanistik dan berbasis riset sosial-keagamaan.

“NTB telah menunjukkan praktik baik dalam mengintegrasikan nilai agama, sosial, dan riset dalam kebijakan daerah. Hal ini patut menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia,” ujarnya menutup acara.

Berita Terkait

Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’
Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah
Daftar Lengkap Pejabat NTB Beserta Posisi yang Dilantik Iqbal: 6 Bulan Jadi ‘Tiket’ Bertahan atau Angkat Kaki
Ketua FKMHB Ungkap Indikasi Error in Objecto Aset Serasuba, DPRD Bima Sebut Tanah Bukan Milik Pemkot
Pria Asal Sumenep Madura, Abul Chair Resmi Jadi Sekda NTB, Iqbal Ungkap Proses Panjang di Balik Layar
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:40 WIB

Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus

Jumat, 10 April 2026 - 17:48 WIB

Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?

Jumat, 10 April 2026 - 17:01 WIB

Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima

Jumat, 10 April 2026 - 09:58 WIB

Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’

Kamis, 9 April 2026 - 22:38 WIB

Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah

Berita Terbaru