Sumbawa Nomor Dua Kasus Kekerasan Anak, Wagub NTB Umi Dinda: Sekolah Harus Jadi Zona Aman

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 2 November 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa Besar-Usai menuntaskan agenda Gerakan Peduli Stunting dan Santunan Lansia di Puskesmas Brangbiji, rombongan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., M.IP., melanjutkan kunjungan kerja ke SMA Negeri 2 Sumbawa. Didampingi Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, kunjungan kali ini mengusung tema Pencegahan Kekerasan Fisik dan Seksual pada Anak serta Pendewasaan Usia Perkawinan sebuah tema penting di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu perlindungan anak di NTB.

Kedatangan Wagub NTB dan rombongan disambut meriah oleh ratusan siswa dan guru SMAN 2 Sumbawa. Acara dibuka dengan penampilan tarian tradisional yang memukau, menciptakan suasana penuh semangat dan kebanggaan lokal.

Kepala SMAN 2 Sumbawa, Supriadi, S.Pd., M.Si., dalam laporannya menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk memperkuat komitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas kekerasan.

“Kami ingin sekolah menjadi tempat yang nyaman bagi semua siswa, tanpa kekerasan fisik maupun verbal. Melalui sosialisasi ini, kita tanamkan nilai saling menghargai dan menghormati sejak dini,” ujarnya.

Baca Juga :  Polresta Mataram Lagi On Fire, Pimpin Klasemen Pengungkapan Kasus Narkoba Terbanyak di NTB

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi NTB terhadap dunia pendidikan dan perlindungan anak. Ia menegaskan bahwa Pemkab Sumbawa mendukung penuh gerakan pencegahan kekerasan melalui kolaborasi lintas sektor  melibatkan sekolah, orang tua, dan masyarakat.

“Ini tanggung jawab kita bersama. Perlindungan anak bukan hanya tugas pemerintah, tapi tugas moral seluruh elemen bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., M.IP., menekankan pentingnya peran sekolah dan keluarga dalam membangun budaya anti kekerasan dan anti perundungan (bullying).

“Anak-anak harus berani bicara, saling menghormati, dan menghindari perilaku yang bisa melukai teman sebayanya,” pesan Wagub.

Dalam paparannya, Wagub juga mengungkap fakta Kabupaten Sumbawa menempati urutan kedua tertinggi di NTB setelah Kabupaten Bima dalam kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

“Kondisi ini menjadi tanggung jawab kita semua. Pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat harus bersama-sama menurunkan angka kasus tersebut secara signifikan,” tegasnya lagi.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Minus, Tapi Tidak Minus Harapan: Jalan Baru NTB dalam Transformasi Kebijakan Ekonomi

Suasana semakin hangat saat Wagub berdialog langsung dengan sekitar sepuluh siswa SMAN 2 Sumbawa. Mereka berbagi pandangan soal bullying, upaya pencegahan kekerasan di sekolah, hingga pentingnya menjaga pergaulan di era digital. Beberapa siswa tampak antusias dan berani mengemukakan pendapat di hadapan Wagub.

Sebagai bentuk apresiasi, Hj. Indah Dhamayanti Putri memberikan bingkisan kepada siswa yang aktif dalam sesi tanya jawab.

“Saya bangga melihat anak-anak Sumbawa yang cerdas dan berani menyampaikan pendapat. Semoga semangat ini terus tumbuh dan menjadi teladan bagi teman-teman lainnya,” ujarnya menutup kegiatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua TP PKK Provinsi NTB Ny. Sinta Agathia M. Iqbal, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, Ketua GOW Kabupaten Sumbawa Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, serta sejumlah pejabat dari Dinas Dikbud, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, BKKBN, DP3AP2KB, Inspektorat, dan BKD NTB.

Berita Terkait

IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
Atlet Kota Mataram Dominasi Akuatik Porprov NTB 2026, Delapan Rekor Baru Tercipta dan Borong 13 Medali Emas
Luar Biasa! Laras Ajeng Pecahkan Dua Rekor Porprov NTB 2026, Rekor 8 Tahun Akhirnya Tumbang
Gubernur NTB Miq Iqbal Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026: Argentina Forever, Satu Kosong Sudah Cukup
Yuri Kemal Fadlullah Dikukuhkan Pimpin PBB, Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al-Habsyi Tegaskan Soliditas Menuju Pemilu 2029
Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al Habsyi Hadiri Rakernas PBB, Konsolidasi Nasional Matangkan Langkah Menuju Pemilu 2029
Ketua PSOI NTB Nurbaya Sari Apresiasi Seluruh Kontingen, Cabor Selancar Porprov XII NTB 2026 Resmi Ditutup Sukses
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:26 WIB

IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:41 WIB

Atlet Kota Mataram Dominasi Akuatik Porprov NTB 2026, Delapan Rekor Baru Tercipta dan Borong 13 Medali Emas

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:26 WIB

Luar Biasa! Laras Ajeng Pecahkan Dua Rekor Porprov NTB 2026, Rekor 8 Tahun Akhirnya Tumbang

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:27 WIB

Gubernur NTB Miq Iqbal Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026: Argentina Forever, Satu Kosong Sudah Cukup

Berita Terbaru

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal bersama Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri saat turun langsung menyapa Masyarakat dalam Kegiatan Pelayanan dan Pembangunan di Nusa Tenggara Barat (NTB) Sinergi kepemimpinan keduanya terus diperkuat untuk mendorong peningkatan kualitas Pembangunan Manusia, percepatan penurunan Kemiskinan, Penguatan Ketahanan Pangan, serta Pengembangan Pariwisata yang berdampak terhadap Kesejahteraan Masyarakat.

Pemerintahan

IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi

Minggu, 19 Jul 2026 - 17:26 WIB