Singgug Soal Kondusifitas Daerah Hingga Sengketa Pilkada, Bardam Nusa Ajak Dukung Investor Masuk NTB

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 10 Januari 2025 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Barisan Pemuda Bima Nusantara (Bardam Nusa NTB) bicara soal Kondusifitas Daerah jelang Pelantikan Kepala Daerah hingga soal Investor.

Ketua Umum Bardam Nusa NTB Imam Budiman Indra Alam harap kondusifitas daerah jelang pelantikan kepala daerah terpilih bisa tetap terjaga.

“Semoga Kamtibmas di setiap Desa maupun kelurahan yang ada di NTB tetap aman dan Kondusif,”ungkap Pria yang akrab disapa Imam Gondrong. Jum’at (10/01/2025)

Oleh karena itu, sambung ia, Kamtibmas bisa hadir sebagai Edukator bagi masyarakat, baik sebagai edukator Agama, ekonomi, politik, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Miris! Bocah SD di Dompu Kecanduan Narkoba 

“Kamtibmas bisa menjadi edukator yang mencerahkan masyarakat dalam menerima setiap keputusan demokrasi,” ujar pemuda Bima ini

Selain itu, dirinya juga mengajak kepada semua masyarakat dan daerah yang masuk dalam sengketa Pilkada agar menerima hasil Pilkada, juga menghormati dan menghargai setiap proses maupun keputusan perselisihan tentang hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi.

“Kita harus hormati proses PHPU di MK khususnya sengketa hasil di Kota Bima yang lagi bergulir, karena itu bagian dari kedewasaan kita berdemokrasi,” jelas Imam Gondrong.

Baca Juga :  Anggota DPRD Efan Limantika Apresiasi Kerja Polda NTB Sukses Kawal Pilkada Serentak 2024

Terakhir, sebagai sosok yang prihatin akan angka pengangguran di NTB, dirinya mengajak peran pemuda dalam kemajuan NTB, dengan memberikan ruang kepada para investor untuk berinvestasi di Nusa Tenggara Barat.

“Ayo dukung hadirnya investor di NTB, karena semua itu dalam rangka mengurangi pengangguran di NTB,”pesan Imam Gondrong.

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB