Zul-Uhel Lanjutkan NTB Gemilang Jilid II, Zul : 86 Persen Warga NTB Puas Saat Saya Memimpin 

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 8 Juni 2024 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SumbawaPost, Lombok Tengah –

H. Zulkieflimansyah dan HM Suhaili Fadil Tohir resmi mendeklarasikan diri jadi Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang akan bertarung di Pilgub NTB 2024.

Acara deklarasi yang dihadiri sejumlah petinggi partai, relawan, tokoh agama, masyarakat dan simpatisan tersebut dilaksanakan Hari ini, Sabtu, (8/7/2024) di Taman Bunga dan Lesehan, Kota Praya, Lombok Tengah, sekitar pukul 14.00 Wita.

Zulkieflimansyah dan HM Suhaili Fadil Tohir menghadiri langsung deklarasi yang berlangsung sederhana tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Zulkieflimansyah atau akrab disapa Bang Zul menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada sejumlah tokoh agama, masyarakat serta simpatisan dan relawan yang sudah hadir. dan juga kepada partai pengusung.

Baca Juga :  Universitas Mataram Mulai Tahapan Pemilihan Rektor Periode 2026-2030

“Di sini kami melihat ada dua partai politik yang kami lihat hadir yang pertama Sekretaris Partai Golkar, kemudian Sekretaris Partai Keadilan Sejahtera,” sebutnya.

Meskipun, dihadiri pengurus PKS dan Golkar, rekomendasi resmi kedua partai ini belum didapatkan Zul-Uhel. Tarik ulur masih terjadi, khususnya di Golkar. Akan tetapi kehadiran dari pimpinan partai Golkar bisa menjadi sinyal untuk berkoalisi.

“Karena belum resmi dari DPP maka yang hadir Sekretarisnya dulu. SK dari PKS akan turun, begitupun Abah Uhel akan mengikuti prosedurnya juga, mudah-mudahan PKS dan Golkar akan bersama-sama mengusung bang Zul dan Abah Uhel,” tandasnya.

Zul mengaku memilih Uhel sebagai pendamping tak terlepas dari hasil survei pasangan ini cukup tinggi.

Baca Juga :  Gubernur NTB Gelar Open House Mewah, Ribuan Warga Serbu Pendopo, Rebutan Momen Berharga

Hanya saja kursi PKS di DPRD NTB hasil Pileg 2024 hanya 8, yang tentu membutuhkan partai koalisi lainnya untuk bisa maju memenuhi syarat minimal 13 kursi.

“Saya sudah komunikasi dengan pak Airlangga (Ketum Golkar) dan Golkar juga ada survei internal dan Suhaili tinggi hasil survei. Tapi masih ada survei-survei selanjutnya. Tapi kami deklarasi biar tidak ada keraguan walaupun belum definitif dari partai,” tambahnya.

Zul menegaskan bahwa di era kepemimpinan Zul-Rohmi tingkat kepuasan masyarakat cukup tinggi. “Mencapai 86 persen,” katanya.

Masyarakat menilai kinerja Zul-Rohmi cukup bagus. Meski pada akhirnya, Kata Bang Zul, Zul-Rohmi harus berpisah karena Rohmi maju sebagai Bakal Calon Gubernur NTB.

Berita Terkait

Defisit Rp369 Miliar, 263 Ribu Warga NTB Krisis Air: Prioritas APBD-P Dipertanyakan
Konsolidasi Demokrasi Jelang Pemilu 2029 di NTB, Bawaslu Buka Ruang Kritik: Jangan Segan Mengoreksi Kami
APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:36 WIB

Defisit Rp369 Miliar, 263 Ribu Warga NTB Krisis Air: Prioritas APBD-P Dipertanyakan

Minggu, 20 September 2026 - 11:53 WIB

Konsolidasi Demokrasi Jelang Pemilu 2029 di NTB, Bawaslu Buka Ruang Kritik: Jangan Segan Mengoreksi Kami

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Berita Terbaru